Breaking News:

Warga Damba Perbaikan Jembatan Sungai Engkakal Desa Nanga Biang Sanggau

Dikatakannya, keberadaan jembatan Engkakal tersebut sangat penting bagi masyarakat Desa Nanga Biang dan Desa Inggis.

Penulis: Hendri Chornelius | Editor: Zulkifli
Warga Damba Perbaikan Jembatan Sungai Engkakal Desa Nanga Biang Sanggau
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Kondisi jembatan Sungai Engkakal Desa Nanga Biang, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Kalbar, Kemarin.

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hendri Chornelius

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Jembatan Sungai Engkakal Desa Nanga Biang, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, yang menjadi akses darat dari Dusun Sepona Desa Nanga Biang menuju RT Manjaya Dusun Sejata Desa Inggis mengalami kerusakan.

Akibat rusaknya jembatan itu aktivitas warga di Dua Desa menjadi terganggu.

"Kami sudah melaporkan kondisi ini ke Pemkab Sanggau melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Sanggau.

Laporan sekaligus dalam bentuk proposal yang kami buat kami kirimkan tanggal 27 November 2019, tapi sampai sekarang belum ada tanggapan,"kata tokoh pemuda Nanga Biang, Ajun, Selasa 10 November 2020.

Dikatakannya, keberadaan jembatan Engkakal tersebut sangat penting bagi masyarakat Desa Nanga Biang dan Desa Inggis.

Baca juga: Bupati dan Wabup Sanggau Terima Kartu BPJS Ketenagakerjaan

Dengan keberadaan jembatan tersebut, masyarakat bisa menyalurkan hasil produksi, berbelanja ke pasar, bekerja dan untuk akses anak-anak sekolah.

"Kalau tidak diperbaiki, kami khawatir akan roboh dan bisa memakan korban jiwa mengingat di bawah jembatan ada parit yang cukup membahayakan kalau terjatuh,"tuturnya.

Untuk itulah, Ia berharap Pemkab Sanggau melalui Dinas terkait segera melakukan perbaikan supaya aktifitas kami bisa berjalan normal kembali.

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBM dan SDA) Kabupaten Sanggau H John Hendri menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait kondisi Jembatan Engkakal di Desa Nanga Biang, Kecamatan Kapuas.

Pihaknya pun akan segera mengirim tim ke lokasi jembatan tersebut.

“Kita akan menindaklanjuti laporan kerusakan jembatan tersebut, Nanti kita turunkan tim ke sana untuk melakukan pengecekan kondisi jembatan.

Setelah itu, baru bisa kita ambil langkah-langkah,”katanya, Rabu 11 November 2020.

Dikatakan Hendri, Jika memungkinkan, akan menganggarkan perbaikan jembatan tersebut di tahun anggaran 2021.

“Tentu karena jembatan tersebut menjadi akses satu-satunya bagi masyarakat di Dusun Sepona, Desa Nanga Biang menuju Dusun Sejata, Desa Inggis, kita akan upayakan untuk menjadi prioritas di tahun depan,”tegasnya. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved