Breaking News:

Kementrian ESDM Serahkan Bantuan pada Nelayan Singkawang, Frambia: Mengurangi Biaya Melaut Nelayan

Sehingga program konversi ini harus dilaksanakan secara tepat sasaran bagi para nelayan

TRIBUN PONTIANAK/ RIZKI KURNIA
Mesin perahu, alat konveksi serta dua buah tabung merupakan satu paket yang diterima nelayan sebagai bantuan dari Kementrian ESDM, Rabu 11 November 2020 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Analis Kelaikan Teknik Migas Kementerian ESDM, Frambia Widiasty mengatakan, kegiatan pendistribusian paket perdana program konversi BBM ke BBG untuk kapal penangkap ikan bagi nelayan sasaran dari Kementrian ESDM, telah mulai dilaksanakan di Kota Singkawang sejak tahun 2018 lalu. 

"Tahun ini kita distribusikan sebanyak 124 paket, sehingga tahun ini yang kedua kalinya Kota Singkawang mendapatkan program konversi BBM ke BBG dari Kementerian ESDM," ujar Frambia kepada awak media, Rabu 11 November 2020.

Menurutnya, program ini sangat memiliki makna bagi kemudahan akses energi dimana nelayan diberikan pilihan terhadap energi yang akan digunakan.

Baca juga: Serahkan Bantuan Kementrian ESDM Kepada Nelayan, Tjhai Chui Mie: Pakai LPG Hemat Biaya Operasional

"Selain itu, program ini juga tentunya akan memberikan dampak pada perekonomian nelayan yaitu dapat mengurangi biaya melaut bagi nelayan sampai dengan Rp 50 ribu per hari. Sehingga program konversi ini harus dilaksanakan secara tepat sasaran bagi para nelayan," ujar Frambia Widiasty.

Pemberian paket perdana dari pemerintah ini gratis untuk para nelayan, sehingga diharapkan nelayan dapat memanfaatkan dan merawatnya dengan baik. 

"Jangan diperjual belikan, karena ini merupakan bantuan pemerintah," ungkapnya. 

Penulis: Rizki Kurnia
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved