Breaking News:

Apresiasi program Kementrian ESDM, Irwan: Perhatikan Ketersediaan Gas

Sehingga keberlangsungan nelayan bekerja ini dapat terjamin, jangan sampai mereka terhambat mencari nafkah akibat kelangkaan gas

TRIBUN PONTIANAK/ RIZKI KURNIA
Wakil Wali Kota Singkawang, Irwan (tengah) mencoba menaiki perahu nelayan yang menggunakan mesin berbahan bakar gas elpiji 3kg bantuan dari Kementrian ESDM, Rabu 11 November 2020. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG -Wakil Wali Kota Singkawang, Irwan mengapresiasi program konversi BBM ke BBG dari Kementrian ESDM dimana menurutnya dapat membantu mensejahterakan masyarakat khususnya para nelayan.

Meski begitu, dia menerangkan masih ada perihal yang harus diperhatikan dalam bantuan ini, terutama terkait gas LPG 3 Kg yang terkadang masih mengalami kelangkaan.

"Mereka (nelayan) harus juga diperhatikan untuk ketersediaan gas mereka," terang Irwan kepada awak media, Rabu 11 November 2020.

Kami harapkan, kata Irwan, masyarakat khususnya para nelayan ini diberikan hak untuk membuka pangkalan khusus yang menjual gas hanya bagi nelayan dan untuk keperluan bahan bakar perahu mereka.

Baca juga: Polsek Siantan Amankan Terduga Maling Tabung Gas Elpiji di Jungkat Mempawah

Dimana pangkalan gas khusus nelayan ini, menurutnya dapat dikelola oleh koperasi nelayan sekitar.

"Sehingga keberlangsungan nelayan bekerja ini dapat terjamin, jangan sampai mereka terhambat mencari nafkah akibat kelangkaan gas," terang Irwan.

"Kami harapkan Pertamina mempermudah perihal ini, kami akan segera mengajukan surat kepada Pertamina," tambah Irwan.

Hal ini dia sampaikan pasalnya kelangkaan gas masih terjadi bukan hanya di Kota Singkawang, bahkan di Kalbar pun sempat terjadi kelangkaan gas hingga mengakibatkan harga gas melonjak tinggi di atas harga eceran tertinggi Rp 16.500.

Penulis: Rizki Kurnia
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved