Swab Test Gratis di Mobil PCR Keliling, Kadinkes Marijan Jelaskan Ketentuannya
Namun ia menegaskan, karena dalam kapasitas pengambilan sampel swab yang dibatasi hingga 100 sampel perharinya.
Penulis: Muzammilul Abrori | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya melalui Dinas Kesehatan Kubu Raya kini mengoperasikan mobil uji PCR (Pholymerase Chain Reaktion) atau mobil yang akan menguji sampel Swab tes Covid-19 sebagai upaya menggencarkan screening penyebaran virus Covid-19.
Disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya, Marijan bahwa dalam pengambilan sampel Swab tes di mobil PCR inipun dilakukan secara gratis, tanpa dipungut biaya sepeserpun.
Namun ia menegaskan, karena dalam kapasitas pengambilan sampel swab yang dibatasi hingga 100 sampel perharinya.
Maka untuk saat inipun pengambilan diutamakan bagi orang yang memiliki riwayat kontak erat, dengan orang yang telah terkonfirmasi positif Covid-19.
"Jadi masyarakat dapat melakukan swab di mobil pcr ini. Tetapi harus diingat, kalau kategori kontak erat,"
"Jadi jangan sampai nanti kalau merasa batuk pilek, tetapi tidak ada arahan dari dokter, terutama dokter spesialis itu harus menunggu dulu,"
"Tetapi kalau dokter menganjurkan untuk dilakukan swab, maka akan kita lakukan swab," ungkap Marijan di Kantor Bupati Kubu Raya, pada Selasa 10 November 2020.
Lanjut kata Marijan juga, apabila ada masyarakat yang ditemukan terkonfirmasi positif, maka pihaknya pun akan langsung meminta orang tersebut untuk dilakukan isolasi mandiri dirumah ataupun di rumah isolasi milik Dinas Kesehatan Kubu Raya.
Baca juga: Mujiono Harap Masyarakat yang Telah Swab Test Lakukan Isolasi Mandiri Sampai Hasil Tes Keluar
"Dan kalau yang positif, insyallah itu akan langsung kita isolasi mandiri. Mandiri dalam artinya kesiapan keluarga juga harus siap, jangan sampai keluarga tak siap,
"Kalau keluarga tidak siap berarti dia harus isolasi di rumah isolasi rumah kita. Kapasitasnya masih 17 pasien, tetapi kalau memang nanti hasilnya memang meningkat, akan kita tambah," terang dia.
Kemudian jika ditemukan masyarakat yang terkonfirmasi dengan gejala ringan hingga sedang, maka kata Marijan akan langsung dilakukan perawatan dirumah sakit.
"Kalau hasil swabnya mengarah gejala, misalnya batuk beserta pilek, mungkin nanti kita persiapkan rumah sakit kita ya, sambil menunggu sistem rujukan kita,"
"Oleh sebab itu rumah sakit kita yang ada di Kubu Raya kita tengah persiapkan untuk merawat pasien dengan gejala sedang dan ringan," sampainya. (*)