Breaking News:

Maksimalkan BKO, Ason: Golkar Kalbar Target Sapu Bersih Kemenangan

Untuk diketahui, Golkar membentuk tim Bantuan Kendali Operasi (BKO) yang biasanya dipakai oleh aparat keamanan.

Penulis: Ridho Panji Pradana | Editor: Jamadin
TRIBUN PONTIANAK/ ISTIMEWA/Ason
Badan Pemenangan Pemilu DPD Partai Golkar Kalbar saat menggelar rapat di Gedung Zamrud Pontianak belum lama ini. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPD Partai Golkar Kalbar, Fransiskus Ason mengungkapkan pihaknya akan memaksimalkan tim BKO yang dibentuk untuk pemenangan pilkada.

Atas hal tersebutlah pihaknya dijajaran Golkar Kalbar telah melakukan rapat untuk mempersiapkan tim BKO ke daerah-daerah.

"Dalam rapat Bappilu hanya menyusun schedule keberangkatan untuk di BKOkan, dan menyusun tugas fungsi tanggung jawab mereka dalam rangka BKO yang untuk anggota Fraksi yang menghadapi pilkada," kata Fransiskus Ason , Jumat 6 November 2020.

Untuk diketahui, Golkar membentuk tim Bantuan Kendali Operasi (BKO) yang biasanya dipakai oleh aparat keamanan.

Baca juga: Golkar Landak Siap Gelar Musyawarah Daerah ke IV

Tim BKO tersebut dibentuk untuk pemenangan dan mencapai target Golkar yang telah ditentukan DPP.
Dipaparkan Ason untuk pembagian tim BKO, Anggota DPRD Fraksi Golkar Pontianak dan Singkawang beserta pengurusnya di BKOkan ke Sambas.

Sementara Anggota DPRD Fraksi Golkar Mempawah, dan Landak beserta pengurusnya di BKOkan ke Bengkayang.

Anggota DPRD Fraksi Partai Golkar beserta pengurus Sanggau di BKOkan di Sekadau.

Anggota DPRD Fraksi Golkar Kayong Utara beserta pengurus dan Anggota DPRD Fraksi Golkar Kubu Raya di BKOkan di Ketapang.

Namun untuk Melawi, Kapuas Hulu dan Sintang bersama pilkada, sehingga akan dimaksimalkan fraksi yang ada, termasuk di DPRD Provinsi.

"Kami memaksimalkan tim BKO dalam rangka tugas dan fungsi mereka dilapangan, kemungkinan sebelum pilkada, dua minggu sebelum itu kita kerahkan dilapangan," jelasnya.

"BKO untuk membackup tim yang sudah ada, baik tim bupati dan wakil bupati juga fraksi yang sedang melaksanakan pilkada. Karena BKO ditugaskan dalam memastikan pilkada ini calon diusung Golkar paling tidak punya kesiapan di saksi. BKO ditugaskan sampai penghitungan suara selesai, 9-10 Desember baru boleh pulang," tambah Ason.

Lebih lanjut dikatakan Ason, dengan tim yang ada, ia pun meyakini pihaknya akan dapat sapu bersih pemenangan.

"Target kita memang minimal dari DPP 60 persen, tapi saya yakin dan percaya untuk pilkada di tujuh kabupaten di Kalbar 90 persen bahkan sapu bersih tujuh pilkada calon diusung Golkar menang semua," pungkasnya. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved