Pontianak Bestatus Zona Merah Covid-19, Atlet PASI Kalbar Perketat Protokol Kesehatan

Menyikapi situasi tersebut, pelatih atletik PASI Kalbar, Adi Pani mengatakan pihak tetap memperketat protokol kesehatan bagi para atlet.

Penulis: Zulkifli | Editor: Zulkifli
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ZULKIFLI
Foto pelatih Atletik Kalbar Adi Pani ditemui beberapa waktu lalu sebelum Pandemi Covid-19. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sejumlah atlet Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kalbar yang bersiap terjun pada ajang PON 2021 di Papua meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran Covid-19.

Hal ini menyusul meningkatnya kasus penyebaran Covid-19 di Kalbar, khususnya di Pontianak yang masuk kategori zona merah kerawanan penyebaran Covid-19.

Kondisi tersebut disampaikan langsung oleh Kadinkes Kalbar Harisson Senin 2 November 2020.

Menyikapi situasi tersebut, pelatih atletik PASI Kalbar, Adi Pani mengatakan pihak tetap memperketat protokol kesehatan bagi para atlet.

Ia mengatakan latihan tetap dilakukan, dengan menjauhi kerumunan orang banyak.

Metode latihan ini dilakukan semenjak pandemi melanda termasuk di Pontianak.

Baca juga: Dandim 1204/Sgu Hadiri Kegiatan Pencanangan Satgas Desa Tangkal Covid-19 di Kantor Desa Pusat Damai

Bahkan sebelumnya para atlet sempat berlatih secara mandiri di rumah seiring meningkatnya kasus Covid-19 di Pontianak.

"Sementara ini kita masih tetap latihan, tapi menghindari kerumunan," ujarnya kepada Tribun Selasa 3 November 2020.

Adi Pani mengaku prihatin dengan meningkatnya kembali kasus Covid-19 di Kalbar dan Pontianak khususnya.

Situasi ini tentu membuat kekhawatiran tersendiri bagi atlet yang tetap fokus berlatih khususnya jelang menghadapi PON. 

Kendati demikian pihaknya memiliki cara tersendiri untuk mengantisipasi atau mengurangi resiko terpapar covid.

Selain menerapkan standar wajib Prokes yakni mencuci tangan, menggunakan masker dan menjaga jarak.

Baca juga: Profil Alee, Atlet Cabang Olahraga Atletik Asal Kota Pontianak

Pihaknya juga merubah waktu latihan yang lebih banyak di waktu Subuh dengan lokasi jauh dari pemukiman atau pusat keramaian.

Hal ini dirasakan lebih aman, karena udara yang masih segar dan sehat.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved