Breaking News:

Wisata Riam Panggar Bengkayang Dikelola Menjadi Bumdes, Hadirkan Paket Wisata Arung Jeram

Sebelum menyusuri sungai, para peserta diberikan pembekalan bagaimana mengarungi sungai.

Penulis: Anggita Putri | Editor: Jamadin
TRIBUN PONTIANAK/ ANGGITA PUTRI
Kadisporapar Kalbar, Pj Bupati Bengkayang dan Ketua DPRD Bengkayang usai launcing wisata Riam Panggar di Desa Pisak Kabupaten Bengkayang, Sabtu 31 Oktober 2020. 

Lalu di tempat Riam Panggar sudah ada kantin, toilet, tempat untuk berganti pakaian usai mandi, posko Badan SAR, Tim Medis Puskesmas Tujuh Belas, serta alat Arum Jeram juga sudah lengkap disiapkan beserta dengan pemandunya. 

Baca juga: Dinas Kesehatan Kalbar Imbau Pengelola Kawasan Wisata di Kalbar Terapkan Protokol Kesehatan Covid-19

Pj bupati Bengkayang, Yohanes Budiman mengatakan bahwa Kabupaten Bengkayang mempunyai potensi wisata yang sangat besar dan lengkap seperti ada pulau,pantai, bukit dan riam. 

Namun dibalik itu semua tentu ada tantangan yang paling besar yakni seperti kegiatan hari ini yang diharapkan tidak hanya membangun tapi  persoalan berikutnya bagaiamana bisa mengedukasi masyarakat supaya bisa menjaga potensi wisata yang bisa di kembangkan melalui Bumdes.

“Sehingga tempat seperti ini selain memberikan manfaat kepada orang yang berwisata juga memberikan mafaat kepada orang sekitar supaya mereka bisa meningkatkan perekonomiannya,” ujarnya.

Persoalan berikutnya tidak hanya memelihara tapi harus ada intervensi dari pemerintah pada semua level karena pendampingan dan sebagainya harus secara intens dilakukan.

Selain itu, dikatakannya tantangan lain seperti promosi misalnya di Riam Panggar menjadi destinas satu-satunya di Kalbar dengan minat khususnya arung jeram . 

“Ini yang bisa memberikan promosi adalah dari Federasi Arung Jeram Indonesia (Faji) yang baru dikukuhkan untuk memperkenalkan kepada banyak orang bahkan dunia sehingga tertarik datang kesini,” ujarnya. 

Persoalan lainnya bagaimana menjaga lingkungan dan bisa menjual SDA yang masih jernih dan alami tersebut tanpa merusak keaslianya.

“Saya kira untuk itu tentu membutuhkan dukungan dari mitra kerja kami dengan DPRD Bengkayang. Kami sepakat yang harus dirasakan masyarakat adalah pemerintah itu hadir dan kita dorong mereka bisa mengembangkan Bumdes melalui SDA yang ada,” ujarnya.

Ia mengatakan pada 2021 Pemerintay Bengkayang khusunya mempunyai rencana ada pengembangan pembangunan sarana dan prasarana jalan.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved