Breaking News:

Baru Keluar Penjara, Residivis Kasus Narkoba Kembali Ditangkap Polisi di Sintang

Kasat Narkoba Polres Sintang, Iptu Amansyurdin mengatakan anggotanya menerima informasi SHD sering mengedarkan narkoba jenis sabu dan ekstasi

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Zulkifli
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Barang bukti yang diamankan petugas kepolisian, Polres Sintang. 

"Disaksikan ketua Rt setempat, SHD mengeluarkan satu klip plastik transparan berisi Kristal putih diduga narkotika jenis sabu dari saku sebelah kanan celana jeans dan dua klip plastik transparan berisi Kristal putih diduga narkotika jenis shabu dari saku tengah sweater warna hitam," kata Amansyurdin, Kamis, 29 Oktober 2020.

Selain mengamankan bukti narkoba, petugas juga menyita barang lainnya, seperti handphone, dan uang tunai sebanayk Rp 3 juta rupiah.

"Saat introgasi, pelaku megakui masih ada menyimpan narkotika jenis sabu dan ekstasi di rumah kos.

Selanjutnya petugas mendatangi rumah kos kemudian melakukan penangkapan terhadap BGH," jelasnya.

Dari hasil penggeledahan di rumah kost tersebut, ditemukan satu buah tas ransel berisi satu buah dompet berisi tujuh klip plastik transparan berisi kristal putih diduga narkotika jenis sabu, dan alat pengisap sabu.

Keseluruhan barang bukti tersebut diakui kepemilikan.

Pelaku dan barang bukti dibawa ke Polres Sintang guna pemeriksaan lebih lanjut.

Keduanya sudah ditetapkan tersangka.

"Berat brutto 13 klip sabu, 32,84 gram. Dan
Berat brutto 5 butir ekstasi 2,47 gram," ungkap Kasat Narkoba.

Kapolres Sintang, AKBP Ventie Bernard Musak mengapresiasi Satnarkoba yang berhasil mengungkap peredaran narkoba.
Kapolres menegaskan, penegak hukum tidak akan memberikan toleransi terhadap pengedar narkoba.

"Tidak ada toleransi terhadap para pelaku narkoba di kabupaten sintang," tegasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved