Satpolair Polres Bengkayang Imbau Waspadai Fenomena La Nina

Personel Satuan Polisi Perairan Polres Bengkayang Polda Brigadir Hendra Gunawan berikan imbauan kepada para nahkoda dan abk kapal motor penumpang agar

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
IMBAUAN - Personel Satuan Polisi Perairan Polres Bengkayang Polda Brigadir Hendra Gunawan berikan imbauan kepada para nahkoda dan abk kapal motor penumpang agar waspadai cuaca buruk imbas terjadinya fenomena La Nina. Imbauan diberikan di Dermaga penyeberangan Teluk Suak Desa Karimunting Kec Sui Raya Kepulauan Kabupaten Bengkayang, Rabu 28 Oktober 2020. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, BENGKAYANG - Sejumlah wilayah di Indonesia terancam cuaca ekstrem imbas La Nina.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika mengatakan La Nina merupakan fenomena iklim.

Umum terjadi pada masa La Nina adalah curah hujan tinggi dan musim dingin yang melebihi minus 0,5 derajat celcius.

La Nina juga dapat menyebabkan terjadinya peningkatan akumulasi jumlah curah hujan bulanan di Indonesia hingga 40% di atas normalnya.

La Nina dapat terjadi hampir di seluruh wilayah Indonesia pada bulan Oktober - Desember kecuali Sumatera.

Personel Satuan Polisi Perairan Polres Bengkayang Polda Brigadir Hendra Gunawan berikan imbauan kepada para nahkoda dan abk kapal motor penumpang agar waspadai cuaca buruk imbas terjadinya fenomena La Nina.

Imbauan diberikan di Dermaga penyeberangan Teluk Suak Desa Karimunting Kec Sui Raya Kepulauan Kabupaten Bengkayang, Rabu 28 Oktober 2020.

Brigadir Hendra Gunawan mengatakan agar para nahkoda selalu memperhatikan kondisi cuaca pada saat akan berlayar.

"Apabila kondisi hujan disertai angin kencang agar tidak melakukan aktivitas berlayar karena dapat membahayakan keselamatan, jika dalam perjalanan mendapati cuaca buruk agar segera berlindung di tepi pulau, pastikan alat keselamatan seperti life jacket dan alat navigasi wajib tersedia di kapal,” katanya.

"Tidak hanya di Dermaga penyeberangan Teluk Suak, kami dari Sat Polair Polres Bengkayang Polda Kalbar juga akan sambangi tambatan kapal-kapal nelayan untuk berikan imbauan agar para nelayan lebih waspada terhadap cuaca ekstrem dampak dari fenomena La Nina sehingga meminimalisir resiko terjadinya kecelakaan di laut,” tutup Brigadir Hendra Gunawan. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved