Hasil Rapid Test Pasien Corona yang Meninggal di Sintang Non Reaktif

Pasien pertama yang meninggal dunia ini, merupakan pria berusia lanjut, warga Kecamatan Sintang.

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Jamadin
TRIBUN PONTIANAK/ Agus Pujianto
Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sintang, mengonfirmasi kasus pertama warga Sintang meninggal dunia positif corona. Pasien pertama yang meninggal dunia ini, merupakan pria berusia lanjut, warga Kecamatan Sintang. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,SINTANG - Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sintang, mengonfirmasi kasus pertama warga Sintang meninggal dunia positif corona.

Pasien pertama yang meninggal dunia ini, merupakan pria berusia lanjut, warga Kecamatan Sintang.

Pasien berusia 61 tahun tersebut, meninggal di RSUD Ade M Djoen Sintang, tiga jam setelah diambil sampel swab, pada Senin, 26 Oktober 2020.

Almarhum dirawat di RSUD Ade M Djoen Sintang, sejak 24 Oktober 2020 dengan keluhan demam, sepulang dari perjalanan ke Pontianak untuk bertemu anak dan keluarganya. 

Baca juga: RSUD Sintang Terima Bantuan Alat BiPAP dan CPAP dari Gubernur untuk Tangani Pasien Corona

"Prosedur rumah sakit, kalau orang berobat dan rawat inap, dilakukan rapid test. Hasil rapid saat itu non reaktif. Dianggap waktu itu besar kemungkinan hanya sakit jantung. Tapi, dalam perkembangannya selama dirawat, ada gejala akhirnya di swab," kata Satgas Penanganan dan Pencegahaan Covid-19, Koordinator Bidang Komunikasi Publik, Kurniawan saat konferensi press, Selasa 27 Oktober 2020.

Dua hari setelah menjani perawatan di rumah sakit pada tanggal 26 Oktober, sekitar pukul 10.00 WIB, dilakukan pemeriksaan swab. Namun, sebelum hasil pemeriksaan sampelnya keluar, pasien tersebut meninggal dunia pada pukul 13.10 WIB.

"Laporan hasil pemeriksaan swab (keluar) pukul 14.44 WIB, dan yang bersangkutan positif konfirmasi covid-19," jelas Kurniawan.

Menurut Kurniawan, Almarhum memiliki riwayat kontak dengan keluarga terkonfirmasi positif corona di Pontianak, pada 16 Oktober 2020.

"Anak yang bersangkutan di Pontianak positif. Almarhum punya riwayat penyakit jantung," ungkapnya.

Baca juga: Kabar Duka, Satu Pasien Konfirmasi Covid-19 di Sintang Meninggal

Usai ditemukan satu kasus konfirmasi meninggal, Satgas melakukan penelusuran kontak erat, baik keluarga, maupun nakes yang bersentuhan langsung merawat pasien di rumah sakit.

"Hari ini kita lakukan tracing terhadap kontak erat, untuk mengetahui siapa saja yang beropotensi terkonfirmasi. Kita cepat mengkanalisasi supaya tidak menjadi kluster baru. Kita berupaya melakukan tracing siapa saja di rumah sakit yang kontak sama bersangkutan. Yang ditemui anaknya (di Pontianak) terkonfirmasi. Diketahui setelah yang bersangkutan positif dan keluarganya di pontianak dilacak," beber Kurniawan

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved