Terkait Keberadaan Loading Point, Ini Harapan Wakil Ketua DPRD Sanggau Timotius Yance

Tetapi menurut hemat saya sebagai petani sekaligus yang pernah merasakan tahun 2018 kemarin dimana buah sawit kita tidak bisa dijual ke mana-mana, Ras

TRIBUNPONTIANAK/HENDRI CHORNELIUS
Wakil Ketua DPRD Sanggau, Timotius Yance. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Terkait keberadaan loading point atau loading ramp yang saat ini sedang dalam pembahasan, Wakil Ketua DPRD Sanggau, Timotius Yance menyampaikan bahwa jika ingin dibahas iapun mempersilahkan untuk dibahas tentang baik buruknya.

"Tetapi menurut hemat saya sebagai petani sekaligus yang pernah merasakan tahun 2018 kemarin dimana buah sawit kita tidak bisa dijual ke mana-mana, Rasanya dengan situasi kondisi Pandemi Covid-19 saat ini, Syukur-syukur petani sawit kita masih bisa bertahan hidup dalam situasi kondisi seperti sekarang ini,"katanya Selasa 20 Oktober 2020.

Menurutnya, tidak etis kalau kita berbicara langsung kepada proses penutupan.

Baca juga: Pelaksanaan Kegiatan Anev Rutin Polsek Toba Polres Sanggau

"Saya pikir marilah nanti kita pikirkan, kita bahas bersama baik buruknya keberadaan loading ramp ini setelah situasi kondisi membaik. Pasar sudah bergeliat kembali, Sektor-sektor usaha sudah bergeliat kembali. Barulah kita berpikir bersama baik buruknya, tutup bukanya (Loading Ponint). Saya pikir itu,"tegasnya.

Menurut Sekretaris DPD Partai Golkar Sanggau itu, Jika loading ramp ini buruk bagi masyarakat maka jauh-jauh hari sudah ditutup.

"Bukan pemerintah yang nutup, masyarakat sendiri atau lingkungan sendiri diseputar itu yang nutup. Karena barang ini melihat tumbuh di mana-mana, artinya diinginkan oleh masyarakat, diinginkan petani,"tegasnya.

Mungkin, lanjutnya, mereka merasa dimudahkan. Untuk itulah, Kita jangan berpikir lalu serta-merta untuk memikir penutupan.

"Jadi kita pikir baik buruknya, yang paling kita pikirkan saya rasa tidak etis dibicarakan dalam situasi kondisi yang seperti ini. Situasi pandemi yang serba sulit, Itu saja,"pungkasnya. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved