Breaking News:

TK Islam Harapan Indah Pontianak Gelar Workshop Media Pembelajaran Virtual

Oleh karena itu, guru dituntut untuk selalu inovatif dan profesional dalam menyelenggarakan pola pendidikan secara daring maupun luring.

TRIBUN PONTIANAK/ISTIMEWA
TK Islam Harapan Indah Pontianak yang mulai berproses mengembangkan diri guna memaksimalkan pembelajaran secara daring. 

Citizen Reporter
Chandra Lesmana, S.Kom, M.Pd

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pada masa pandemi yang masih melanda, penyelanggaraan pendidikan dengan cara daring menjadi satu-satunya pilihan yang bisa dilakukan oleh guru dan siswa dari berbagai jenjang pendidikan.

Oleh karena itu, guru dituntut untuk selalu inovatif dan profesional dalam menyelenggarakan pola pendidikan secara daring maupun luring.

Para guru harus dapat mengkolaborasikan berbagai metode pembelajaran, di antaranya guru bertindak sebagai tutor jarak jauh (daring), murid sebagai media yang dapat belajar secara daring dengan bimbingan guru, dan orang tua. 

Hal tersebut mulai dilakukan oleh TK Islam Harapan Indah Pontianak yang mulai berproses mengembangkan diri guna memaksimalkan pembelajaran secara daring.

Workshop tersebut diselenggarakan dengan melibatkan para dosen IKIP PGRI Pontianak.

Baca juga: Pemkot Pontianak Bakal Lelang Dua Jabatan, Pengamat Ingatkan Rekam Jejak

Waka Kurikulum TK Islam Harapan Indah Pontianak Puspita Yusfar mengambil peluang untuk selalu bisa mengembangkan diri dalam proses pembelajaran. Satu di antarnya dengan menggelar Workshop media pembalajaran berbasis IT.

Menurutnya hal tersebut bertujuan untuk melatih para guru dalam mengembangkan media pembelajaran secara virtual dengan membuat video pembalajaran inovatif.

“Para guru kami sangat antusias pelatihan pengembangan media pembelajaran berbasis IT dalam hal ini adalah pembuatan Video Pembelajaran Inovatif yang diberikan oleh para dosen Prodi TIK IKIP PGRI Pontianak,” ujarnya.

Dirinya menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dilakukan maraton selama tiga hari berturut-turut. yakni 12 Oktober hingga 15 oktober 2020 lalu.

“Kami sangat antusias dapat melaksanakan workshop media pembelajaran, mudahan kedepan hasil pelatihan tersebut dapat diaplikasikan oleh para guru dalam melaksanakan pembelajaran,” ujarnya. (*)
 

--

Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Zulkifli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved