Breaking News

Pemkot Pontianak Bakal Lelang Dua Jabatan, Pengamat Ingatkan Rekam Jejak

Menurutnya open bidding atau penggantian jabatan eselon, suatu yang telah diatur dalam Permendagri khususnya di birokrasi kaitannya dengan jabatan ASN

TRIBUN PONTIANAK/Ridho Panji Pradana
Pengamat Administrasi Negara FISIP Untan Pontianak Dr. Martoyo, MA. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pemkot Pontianak bakal melelang dua jabatan Kadis yakni Kadis PU dan Kadis Perkim.

Pengamat Administrasi Negara FISIP Untan Pontianak Dr. Martoyo, MA mengingatkan pentingnya rekam jejak para calon nantinya.

Menurutnya open bidding atau penggantian jabatan eselon, suatu yang telah diatur dalam Permendagri khususnya di birokrasi kaitannya dengan jabatan ASN.

"Jabatan itukan berapa tahun, kemudian untuk eselon dua khususnya memang kalau waktunya sudah habis harus lelang jabatan atau open bidding,

Tentunya untuk itu dibentuk tim pansel untuk lelang jabatan atau open bidding tersebut," jelasnya. 

Baca juga: Bebby Nailufa Harap Pelaksanaan Lelang Jabatan PU dan Perkim Kota Pontianak Berjalan Obyektif

Menurutnya ada beberapa proses dalam lelang jabatan tersebut, mulai dari administrasi, fisik juga atau kesehatan, ujian tertulis, makalah, asesmen manajemen, wawancara, kemudian rekam jejak ditengah masyarakat, apakah pernah korupsi, hingga jika beristri dua tidak ketahuan.

"Tentu para peserta yang eselon dua harus pernah menduduki jabatan eselon tiga serta tentu dengan syarat administrasi lainnya yang telah diatur.

Misalnya untuk di Dinas PU, umumnya ada perlakukan khusus, misalnya harus berlatang belakang atau background pendidikan teknis," katanya

Pansel nanti menjaring tiga calon, nanti dibawa ke KASN, setelah ditetapkan kepala daerah memilih di antara tiga itu.

Ketiga itu mempunyai posisi yang sama, bisa saja kepala daerah memilih yang nomor tiga, karena tentunya ada pertimbangan khusus kepala daerah karena hak prerogatif.

Karena ini transparan, maka untuk rekam jejak, informasi dari media, masyarakat sangat diperlukan yang nantinya akan jadi catatan. 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved