HUT Pemkot Singkawang
Rusak Parah, PUPR Singkawang Segerakan Pembangunan Jalan Tsafioedin
Adi Maryo menerangkan dalam perbaikan jalan Tsafioedin, dana anggaran yang sudah dipersiapkan sebanyak RP 2,7 miliar.
Penulis: Rizki Kurnia | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Pemerintah Kota Singkawang melalui Dinas PUPR Kota Singkawang segerakan perbaikan ruas jalan Tsafioedin, Singkawang Barat, Kalbar yang sudah lama rusak.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kota Singkawang, Adi Maryo menerangkan sejak sekitar dua minggu lalu, pemenang lelang atas perbaikan jalan Tsafioedin tersebut sudah didapatkan, sehingga saat ini seharusnya sudah masuk dalam proses pengerjaan.
Saat ini, kata Adi Maryo, sudah dipasang berberapa patok sebagai langkah awal pengerjaan perbaikan jalan tersebut, serta pembuatan time schadule oleh Kontraktor yang menangani jalan Tsafioedin tersebut.
Adi Maryo menerangkan, terdapat banyak persiapan yang harus terlebih dahulu dilakukan untuk perbaikan jalan Tsafioedin, berberapa diantaranya yaitu koordinasi dengan sejumlah pihak seperti Satlantas dalam mengatur arus lalu lintas saat proses pengerjaan, Pol PP dalam memberikan edukasi kepada para pedagang, Dinas Lingkungan Hidup terkait pemindahan TPS yang berada di jalan itu.
Baca juga: Pemkot Singkawang Benahi Jalan Tsafioedin, Adi: Waktu Pengerjaan 90 Hari
"Sebelum diumumkan pemenang lelang, kami sudah melalui tahap koordinasi," ujar Adi Maryo kepada awak media, Kamis 8 Oktober 2020.
Ia mengungkapkan waktu pengerjaan jalan Tsafioedin yang diberikan kepada kontraktor adalah 90 hari, dimana terhitung sejak 14 hari lalu saat kontraktor sudah terpilih.
"Untuk saat ini, kendala kontraktor masih menunggu tronton membawa alat ekskavator," jelasnya.
Padahal, Wali Kota Singkawang pun sudah mengingatkan terus untuk segera memulai proses perbaikan jalan Tsafioedin tersebut.
Selain itu, Adi Maryo menerangkan dalam perbaikan jalan Tsafioedin, dana anggaran yang sudah dipersiapkan sebanyak RP 2,7 miliar.
Dana tersebut Adi katakan sudah berkurang dari jumlah yang ia ajukan yaitu 4,2 Miliar, dimana target rancangan perbaikan tersebut masuk dalam pengerukan parit, serta penutupan parit dan dijadikan sebagai tempat pejalan kaki.
Baca juga: Polres Melawi Gotong Royong Bersama Warga Perbaiki Jalan Rusak
Namun, terpaksa harus di kurangi lantaran sebagian anggaran yang diajukan harus dikurangi untuk penanganan Covid-19.
"Jadi anggaran kami juga terbatas, dan harus terbagi untuk perbaikan jalan lain. Dari awalnya 4,2 Miliar, kemudian di relokasi hingga Pagu menjadi 2,8 Miliar, kemudian ditawar sama kontraktor anggarannya jadi 2,7 Miliar," jelasnya.
Pengurangan anggaran tersebut, kata Adi, tentunya berdampak pada pelayanan, misalkan sebelumnya bisa 700 meter yang diperbaiki, kini hanya 400 meter saja.
Ia menerangkan, pada rancangan perbaikan jalan Tsafioedin tersebut, untuk ketinggian jalan adalah 20 Cm, dengan lebar jalan 10 Meter serta sepanjang 400 meter.
Sementara itu, salah seorang warga yang tinggal di jalan Tsafioedin, Achian menerangkan dirinya menyambut baik perbaikan jalan tersebut.