HUT Pemkot Singkawang
Program Kota Tanpa Kumuh, Pemkot Singkawang Bangun Promenade di Kawasan Sungai Kuala Dua
Ia menerangkan promenade tersebut rencananya akan dibangun sepanjang 232 meter, dimana saat ini sedang berlangsung proses pengerjaannya.
Penulis: Rizki Kurnia | Editor: Zulkifli
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Proses pembangunan promenade sepanjang ratusan meter di tepian sungai kuala dua, Kelurahan Kuala, Singkawang Barat, Kalbar terus berlangsung.
Pembangunan promenade tersebut merupakan bagian dari program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) dimana proses pengerjaannya diawali saat peninjauan perdana yang dilakukan Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie pada Juni 2020 lalu.
Selang kurang lebih tiga bulan berlangsungnya proses pembangunan promenade tersebut, kali ini sudah masuk ke tahap pemasangan tiang atau turap pertama sebagai tanda proses pembangunan promade tersebut berjalan lancar dan sesuai rencana.
Sebuah turap berukuran jumbo dengan panjang 22 meter, telah berdiri tegap ditepian sungai bersampingan dengan alat berat yang digunakan para pekerja untuk mengangkat turap tersebut.

Baca juga: Pemkot Singkawang Terima Penghargaan WTP Ketiga Kalinya, Ini Pesan Edih Mulyadi
Sejumlah turap lainnya pun telah tersedia dilokasi pembangunan untuk kemudian dipasang berbaris memanjang sesuai dengan turap pertama yang telah berdiri tegap.
Pelaksanaan pemancangan turap pertama tersebut dilakukan pada Rabu (16/9) pagi, dengan dihadiri langsung oleh Wali Kota Singkawang bersama Kepala Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan (Perkimta) Kota Singkawang dan Camat Singkawang Barat, serta Anggota DPRD Kota Singkawang.
Proses pemancangan turap jumbo tersebut pun menjadi totonan warga sekitar, pasalnya benda berukuran jumbo dengan panjang 22 meter tersebut dapat berdiri kokoh menancap dipinggir sungai.
Sementara itu, Tjhai Chui Mie yang menghadiri pemancangan turap, kemudian meninjau dan memperhatikan setiap detail proses pengerjaan yang sedang berlangsung. Ia tampak sesekali berbincang dengan Kepala Perkimta sejauh mana proses pengerjaan dengan target yang sudah direncanakan sebelumnya.
Berberapa bagian dari bahan bangunan, alat berat yang digunakan, bahkan sejumlah pekerja ikut menjadi perhatian Chui Mie.
Ia menuturkan rencana pembangunan promenade dari program Kotaku yang merupakan bantuan dari Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sebagai upaya untuk penanganan permukiman kumuh di Indonesia khususnya di Kota Singkawang.

Baca juga: Pemkot Singkawang Terima Penghargaan WTP Ketiga, Berikut Pernyataan Tjhai Chui Mie
Dimana, kata Chui Mie, sejak dimulainya proses pembangunan, hingga kini sudah sekitar 30 persen pembangunan sudah tercapai.
"Ini sudah melampaui dari yang kami rencanakan," ujar Tjhai Chui Mie kepada awak media, Rabu (16/9/2020).
Ia menerangkan promenade tersebut rencananya akan dibangun sepanjang 232 meter, dimana saat ini sedang berlangsung proses pengerjaannya.
Dengan pembangunan promenade tersebut, kata Chui Mie, Pemerintah Kota Singkawang berusaha untuk menata Kota sehingga tidak ada lagi tempat-tempat kumuh.
Tidak hanya itu, ia berharap melalui pembangunan turap tersebut dapat membantu sektor perekonomian warga disekitar sehingga meningkat khususnya untuka masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan.
"Kita ingin di diaerah itu ada semacam perindustrian juga, dan masyarakat disekitar bisa memproduksi barang yang bernilai ekonomi.
Untuk daerah kuala ini kita khususkan sektor nelayan, baik itu produksi ikan asin, seafood, dan sebagainya," ujarnya.
Ditempat yang sama, Kepala Perkimta Kota Singkawang, Agus Priyanto menuturkan rencana pembangunan Promenade tersebut berlangsung selama 300 hari pengerjaan.
"Nantinya akan seperti waterfront di Kota Pontianak," ujar Agus.
Ia yakin dengan adanya promenade tersebut, akan menjadi daya tarik tersendiri untuk masyarakat tidak hanya di Kota Singkawang, namun dari daerah lainnya.

Baca juga: Dapat Dukungan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Wali Kota Singkawang Ucap Terimakasih
"Sehingga membantu perekonomian masyarakat sekitar juga," jelasnya.
Salah seorang anggota DPRD Kota Singkawang, Muhammadin menyikapi baik proses pembangunan promenade yang sedang berjalan tersebut.
Ia sembari meninjau pemasangan Turap pertama, sesekali juga memperhatikan proses pengerjaan daripada para pekerja yang tengah sibuk beraktivitas.
"Alhamdulillah kita melihat proses pengerjaan yang sudah sangat baik, bahkan hari ini bisa kita saksikan sendiri pemasangan turap yang pertama," ujar Muhammadin.
Sama halnya dengan harapan Pemerintah Kota Singkawang, ia menyakini dengan kehadiran Promenade tersebut, nantinya dapat membantu perekonomian masyarakat sekitar, terlebih saat ini masih merasakan pukulan kuat kesulitan ekonomi akibat pandemi Covid-19.
"Tentunya akan berdampak akan baik untuk masyarakat, para wisatawan akan berdatangan, sehingga masyarakat sekitar dapat berjualan atau usaha lainnya yang dapat membuat perekonomian meningkat," jelasnya.
Baca juga: Wali Kota Tjhai Chui Mie Ajak Masyarakat Manfaatkan Peluang Usaha
Ketua RT setempat, Suhardi menyambut baik program pembangunan promenade dari Pemerintah Kota Singkawang tersebut.
Ia berharap proses pengerjaan dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu sesuai dengan rencana 300 hari jangka waktu pengerjaan.
"Harapan kami adanya peningkatan dari sisi ekonomi, permukiman tidak kumuh lagi, dan dapat tertata rapi, dan menjadi keindahan Kota Singkawang," ujar Suhardi.
Ia bahkan menyambut baik apabila dengan adanya promenade tersebut dapat mengundang wisatawan untuk berkunjung ke daerah setempat.
"Semoga virus Covid-19 dapat segera berakhir, pengerjaan promenade dapat selesai dengan cepat, sehingga banyak orang-orang datang kesini untuk bersantai atau menikmati keindahannya," ujarnya.
Turap Terpanjang di Kalbar
Turap perdana pada pembangunan promenade di Kelurahan Kuala, Singkawang Barat, Kalbar telah terpancang.
Konsultan pengawas proyek promebade, Jamal menuturkan turap sepanjang 22 meter tersebut merupakan turap terpanjang di Kalbar.
"Dengan panjang 22 meter, ini lah pemancangan terpanjang di Kalimantan Barat," ujar Jamal kepada wartawan.
Ia menerangkan promenade tersebut akan dibangun sepanjang 232 meter memanjang ditepian sungai dengan lebar 7 meter.
Dari panjang promenade tersebut, rencananya akan disiapkan 246 batang turap berukuran 22 meter untuk pembangunan promenade tersebut.