Dapat Limpahan 5 Ekor Hewan Dilindungi Dari Polda, BKSDA Pastikan Seluruh Hewan Siap Dilepasliarkan
Kepala BKSDA Kalbar Sadtata N A menyampaikan, bahwa dari hasil pemeriksaan dokter hewan BKSDA, seluruh hewan tersebut dalam kondisi sehat dan siap dil
Penulis: Ferryanto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Memelihara 5 Ekor Hewan dilindungi tanpa izin, pemuda asal kecamatan Nanga Mahap, kabupaten Sekadau Kalbar berinisial DG (25) di Amankan Petugas dari Ditreskrimsus Polda Kalbar Jumat 9 Oktober 2020.
Adapun kelima hewan tersebut antara lain 3 ekor Binturong, 1 ekor Kucing hutan, dan 1 ekor Elang.
Saat ini, kelima ekor hewan tersebut berada di kantor BKSDA Kalbar, setelah sebelumnya di serahkan oleh Ditreskrimsus Polda Kalbar pada Sabtu 10 Oktober 2020.
Kepala BKSDA Kalbar Sadtata N A menyampaikan, bahwa dari hasil pemeriksaan dokter hewan BKSDA, seluruh hewan tersebut dalam kondisi sehat dan siap dilepas liarkan ke alam liar.
Untuk Binturong dan kucing hutan, akan dilepasliarkan di kawasan konservasi dibawah pengelolaan BKSDA Kalbar, karena sebaran habitat kedua hewan tersebut di seluruh hutan Kalimantan, sementara untuk Elang, pihaknya masih akan melakukan identifikasi terlebih dahulu.
Baca juga: Komunitas Pontianak Dog Lovers Serahkan Satu Ekor Kura-kura Biuku Langka kepada BKSDA
Hal ini disebabkan, elang tersebut diduga merupakan jenis spesies Elang Jawa, sehingga bila hal tersebut benar maka Elang tersebut harus di lepasliarkan di hutan yang ada di Jawa.
"Untuk pelepasliaran, karena ini masih dalam proses penyelidikan maka kita masih akan menunggu izinkan dari kejaksaan, sementara untuk elang Jawa, kalau hasil identifikasi elang Jawa, maka harus kita kembalikan ke Jawa,"Jelasnya.
Status seluruh hewan dilindungi tersebut sudah masuk dalam kategori langka dan terancam punah di alam liar, oleh sebab itu Sadtata menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak melakukan perburuan serta penangkapan terhadap hewan - hewan tersebut, bilamana mengetahui ada oknum masyarakat yang memelihara kucing tersebut, iapun menghimbu untuk segera menghubungi petugas terkait. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/sadtata-n-a-12.jpg)