Dinas Kesehatan Sambas Sampaikan Satu Pasien Covid-19 Meninggal Dunia

Diungkapkan dia, pasien tersebut adalah pasien laki-laki yang sudah berumur 70 tahun. Selain terpapar Covid-19, kata dia dimungkinkan bahwa ada penyak

covid19.kemkes.go.id
Ilustrasi Covid-19 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas dr Fatah Maryuniani mengatakan pagi tadi ada satu pasien terkonfirmasi positif Covid-19 meninggal dunia di RSUD Sambas.

Ia ungkapkan, saat ini total ada 6 kasus konfirmasi positif Covid-19. Dan pagi tadi, satu pasien meninggal dunia ketika sedang menjalani masa perawatan.

"Seusai data kemarin sore, ada enam orang yang terkonfirmasi positif Covid-19. Dan tadi pagi ada satu pasien meninggal dunia, sehingga sore ini masih ada 5 yang terkonfirmasi positif Covid-19," ujarnya, Jumat 9 Oktober 2020 kepada Tribunpontianak.co.id.

Diungkapkan dia, pasien tersebut adalah pasien laki-laki yang sudah berumur 70 tahun. Selain terpapar Covid-19, kata dia dimungkinkan bahwa ada penyakit penyerta yang juga di idap oleh pasien.

"Dia meninggal tadi pagi di RSUD Sambas. Pasiennya adalah pasien laki-laki, dan berumur 70 tahun. Karena sudah tua pasti ada penyakit penyerta," jelasnya.

Kadiskes Sebut Tingkat Hunian Rumah Sakit Kota untuk Kasus Covid-19 Sudah di Atas 85 Persen

Sebelum di umumkan positif Covid-19. Beberapa hari yang lalu pasien positif Covid-19 juga sudah dirawat intensif di RSUD Sambas.

"Pasien sudah dirawat beberapa hari sebelum hasil swab keluar, cuma yang ini memang hasil swab-nya lebih cepet keluar," ungkapnya.

Lebih lanjut ia memaparkan, akhir-akhir ini Pemkab Sambas dan tim gugus tugas memang semakin gencar melaksanakan Swab kepada masyarakat.

Dimana swab juga dilaksanakan sampai di tingkat Puskesmas di Kabupaten Sambas.

"Sekarang swab juga di laksanakan di Puskesmas dan Rumah Sakit. Selain di beberapa lokasi seperti pusat keramaian dan lain-lain," katanya.

Sebelumnya, Pemkab Sambas juga sudah melakukan swab untuk masyarakat dan ABK yang ada di sekitar Pelabuhan Perikanan Penjajab, dan juga kepada ASN yang sering melakukan aktivitas di luar kota. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved