Breaking News:

Bank Kalbar Kantongi Dana PEN Rp 500 Miliar, DJPB: Upaya Pemulihan Ekonomi Nasional

penempatan dana Rp 500 miliar, tujuannya untuk menyediakan kredit pembiayaan bagi para pelaku usaha dalam rangka mengembangkan ekosistem UMKM

Editor: Nina Soraya
TRIBUN PONTIANAK/ NINA SORAYA
Kepala Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), Moch Riezky F Purnomo (kiri), Kepala Kanwil Direktrorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB) Kalbar, Edih Mulyadi (tengah) dan Dirut Bank Kalbar Samsir Ismail memberikan keterangan terkait penempatan dana pada Bank Kalbar dalam rangkan program PEN, Jumat 9 Oktober 2020. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dampak pandemi Covid-19 yang secara nyata memukul berbagai bidang termasuk perekonomian.

Satu di antara solusi yang diberikan pemerintah adalah dengan program pemulihan ekonomi nasional (PEN) dengan melakukan penempatan dana tersebut kepada perbankan.

KATALOG Promo JSM Superindo 9 10 11 Oktober 2020 dan Katalog Promo JSM Giant 9 10 11 12 Oktober 2020

Kunci Jawaban Tema 4 Kelas 6 Halaman 52 53 54 56 57 Subtema 2 Pembelajaran 1 Globalisasi dan Manfaat

Saat ini BPD Kalbar atau Bank Kalbar menjadi satu di antara perbankan yang dipercaya terkait penempatan dana pemerintah dalam rangka pemulihan ekonomi nasional tersebut.

Kepala Kanwil Direktrorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB) Kalbar, Edih Mulyadi, menjelaskan pemerintah telah mengalokasi dana cukup besar terkait program PEN ini.

“Dengan mengandeng mitra di antaranya BPD Kalbar dengan melakukan penempatan dana PEN Rp 500 miliar yang diharapkan bisa menopang proses pembangunan. Satu di antara kebijakan pemerintah adalah PEN yang tujuannya untuk mendorong perekonomian nasional,” ujarnya saat memberikan keterangan terkait penempatan dana pada Bank Kalbar dalam rangkan program PEN, Jumat 9 Oktober 2020.

FAKTA MENARIK Lagu Terbaru Rizky Billar Kini Hanya Tentangmu , Arti Liriknya Jadi Sorotan

AC Milan Semakin Gagah Hadapi Inter Milan, Striker AC Milan Zlatan Ibrahimovic Sembuh dari Covid-19

Edih Mulyadi mengatakan penempatan dana Rp 500 miliar, tujuannya untuk menyediakan kredit pembiayaan bagi para pelaku usaha dalam rangka mengembangkan ekosistem UMKM dan koperasi dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi nasional.

Dia berharap Bank Kalbar dapat memberikan kredit pembiayaan yang murah bagi UMKM dan Koperasi.

“Dari Rp 500 miliar maka Bank Kalbar harus bisa melakukan penyaluran hingga dua kalinya atau menjadi Rp 1 triliun. Jadi semoga Bank Kalbar secara efektif melakukan pemasaran hingga dana yang ditempatkan tadi bisa betul-betul diserap pasar,” ungkap Edih Mulyadi.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), Moch Riezky F Purnomo, menyampaikan bahwa ini merupakan kabar mengembirakan.

“Ini juga untuk meningkatkan pendanaan bagi Bank Kalbar, karena selama ini banyak sekali bergantung pada anggaran dari pemerintah. Selain itu dari sisi aktiva bank, tentu ini akan meningkatkan penyaluran kredit Bank Kalbar, karena dari Rp 500 miliar harus jadi Rp 1 triliun untuk penyaluran kreditnya,” sampai Riezky.

3M Cara Efektif Mencegah Penularan Covid-19, Dokter Beberkan Alasannya

Ramalan Shio Besok Sabtu 10 Oktober 2020, Cek Peruntungan Shio Besok Sabtu 10 Oktober 2020

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved