Dishangpang Hortikan Sanggau Pastikan Petani Tetap Produktif

Baru di Kembayan, Sekayam juga sebagian dan Jangkang juga sudah mulai sekarang tanam dua kali.

Penulis: Hendri Chornelius | Editor: Zulkifli
Tribun Pontianak /Hendri Chornelius
Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perikanan (Dishangpang Hortikan) Kabupaten Sanggau, Kubin. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Terkait ancaman resesi di tengah pandemi Covid-19, Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perikanan (Dishangpang Hortikan) Kabupaten Sanggau, Kubin menegaskan bahwa petani tetap produktif.

"Petani kita terutama di Batang Tarang inikan mereka tidak berhenti menanam padi, Juga di Tayan Hilir (Desa Cempedak) mereka ini tidak berhenti nanam padi.

Baru di Kembayan, Sekayam juga sebagian dan Jangkang juga sudah mulai sekarang tanam dua kali.

Bonti (Sami, Bahta, Empodis) mereka sudah biasa tanam dua kali,"katanya, Selasa 6 Oktober 2020.

Kubin menegaskan bahwa kebutuhan beras memang tidak boleh berhenti.

Pihaknya juga memastikan kepada masyarakat atau petani kita untuk tetap menggunakan bibit unggul baik nasional maupun lokal.

"Bibit unggul lokal inikan sudah sangat toleransi dengan tanah lokal, Jadi kalau 2.5 ton itu sudah pasti 1 Hektare,"ujarnya.

Soal Jawaban TVRI Rabu 7 Oktober 2020 Kelas 4 5 6 SD, Tugas Belajar TVRI Kelas 4-6 SD Hari Rabu

Kubin juga mengaku khawatir terkait kekurangan pupuk, karena dari Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) yang kami ajukan yang kami dapat 60 sampai 70 persen yang dipenuhi dari pupuk bersubsidi wilayah Kalbar.

"Tapi kemarin ada informasi terbaru ada tambahan lagi, cuman surat resmi belum ada ini.

Mudah-mudahan lah itu juga akan membantu petani kita dalam rangka tanam musim rendengan ini.

Kan mereka sudah nanam ini,"jelasnya.

Terkait Adanya Desa Persiapan untuk Pemekaran, Ini Harapan LSM Citra Hanura Sanggau

Dikatakanya, saat ini sebagian petani kita sudah ada yang panen, sekitar 20 atau 30 persen yang panen. Selesai panen mereka tanam lagi, karena ngejar November ini sudah tanam lagi.

"Dia kan tiga bulan ini, Kalau tanam
November kan Januari, Februari mereka panen ini.

Paling lambat Maret merka sudah panen, Seperti di Desa Tunggal Bakti (Kecamatan Kembayan) bisa tiga kali,"ujarnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved