TITIK TERANG Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Pontianak, Seorang Pria Ditemukan Terkapar

Tim Jatanras Satreskrim Polresta Pontianak Kalimantan Barat ( Kalbar ) berhasil mengamankan seorang pria dalam kondisi terkapar tak berdaya di sekitar

Penulis: Ferryanto | Editor: Rizky Zulham
YOUTUBE TRIBUN PONTIANAK
Seorang pria dalam kondisi terkapar tak berdaya dievakuasi ke RS Bhayangkara. Yang bersangkutan diamankan Tim Jatanras Satreskrim Polresta Pontianak Kalimantan Barat ( Kalbar ) berhasil mengamankan di sekitar TKP, Jumat 2 Oktober 2020 dini hari WIB. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Kasus temuan dua mayat wanita yang sempat mengheboh warga Pontianak Timur beberapa waktu lalu akhirnya menemui titik terang.

Keduannya ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan di dalam rumahnya, di Kelurahan Banjar Serasan, Jalan Tanjung Harapan, Kecamatan Pontianak Timur, Kota Pontianak, Kalimantan Barat ( Kalbar ), Rabu 23 September 2020 malam WIB.

Tim Jatanras Satreskrim Polresta Pontianak Kalimantan Barat ( Kalbar ) berhasil mengamankan seorang pria dalam kondisi terkapar tak berdaya di sekitar TKP, Jumat 2 Oktober 2020 dini hari WIB.

Pria tersebut diduga memiliki keterlibatan atas kasus temuan mayat ibu dan putrinya di Jalan Tanjung Harapan, Kelurahan Banjar Serasan, Kecamatan Pontianak Timur, Kota Pontianak.

Kronologi pengakapan terjadi di rumah yang sebelumnya ditemukan dua mayat wanita.

Aparat kepolisian mendapat informasi terkait keberadaan yang bersangkutan dari masyarakat sekitar.

Namun saat proses penangkapan, yang bersangkutan mencoba bunuh diri dengan meminum cairan diduga racun.

Terduga saat ini sedang menjalani perawatan intensif di RS Bhayangkara Anton Sujarwo Pontianak. Polisi juga mendalami jenis cairan yang diminum.

Orang yang dicurigai sebagai tersangka pembunuh tersebut diamankan berdasarkan informasi dari masyarakat kepada Bhabinkamtibmas Polresta Pontianak.

Warga mengaku curiga terhadap seseorang yang berkeliaran di sekitar lokasi kasus pembunuhan terhadap Sumiati (39) dan putrinya Geby (19).

"Kami mendapat informasi dari masyarakat, melalui Bhabinkamtibmas, bahwa terdapat satu orang berkeliaran di sekitar lokasi kasus pembunuhan ibu dan putrinya. Setelah didalami, yang bersangkutan termasuk orang yang kita curigai,” kata Kapolresta Pontianak Kombespol Komarudin ditemui awak media di RS Bhayangkara, Jumat 2 Oktober 2020.

“Tetapi sangat disayangkan, saat hendak diamankan, yang bersangkutan mencoba bunuh diri dengan meminum cairan, yang sampai saat ini kita masih dalami jenis cairan apa," kata Kapolres.

Diberitakan sebelumnya, Gadis Cantik bersama ibunya diduga merupakan korban pembunuhan karena ditemukan luka-luka di beberapa bagian tubuh.

Sementara itu, keberadaan sosok suami baru sekaligus ayah tiri korban masih menjadi misteri.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved