Breaking News:

Bawaslu dan Panwascam Mulai Tertibkan APS dan APK

Kata dia, untuk spanduk yang di tertibkan di Kecamatan Sambas saja, ada 38 spanduk dan baliho yang sudah di turunkan oleh Panwascam Sambas.

Penulis: M Wawan Gunawan | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Persiapan sebelum pelaksanaan penertiban APK dan APS oleh Bawaslu Kabupaten Sambas. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Anggota Pengawas Pemilihan Umum Kecamatan (Panwascam) Sambas, Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga, Fathurrahman Rusja mengatakan, sejak dimulai masa kampanye mereka sudah melakukan pencegahan dan penertiban baliho dan spanduk Pasangan Calon (Paslon) di pilkada Sambas.

Kata dia, untuk spanduk yang di tertibkan di Kecamatan Sambas saja, ada 38 spanduk dan baliho yang sudah di turunkan oleh Panwascam Sambas.

"Untuk spanduk yang terkumpul totalnya ada 38 lembar, hasil operasi di wilayah kota Sambas," ujarnya, Jumat 2 Oktober 2020.

Dia jelaskan, bahwa itu berasal dari spanduk Paslon, juga termasuk spanduk petahana yang masih terpasang, sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sambas.

Tegakkan UU Nomor 10 Tahun 2016, Bawaslu Sambas Mulai Tertibkan Alat Peraga Sosialisasi

Namun karena sudah memasukinya masa cuti, maka harus di turunkan, sampai dengan masa kampanye selsai.

"Itu didapat di pasar Sambas, dinas-dinas dengan fasilitas publik. Penertiban itu dilaksanakan karena beliau sudah masuk cuti dan digantikan pak Syarif Kamaruzzaman selaku Pjs," katanya.

"Jadi secara administratif bukan beliau lagi yang menjabat sebagai Bupati," jelas Fathur.

Selain spanduk petahana yang diturunkan. Kata Fathur juga ada spanduk dari Paslon lainnya yang dinilai melanggar aturan, sehingga harus di turunkan.

"Paslon yang lain ada, spanduk yang kita amankan kemarin. Diturunkan karena dipasang di pohon pelindung," tuturnya.

Menurutnya, untuk tahap awal ini banyak yang ditertibkan adalah Alat Peraga Sosialisasi (APS) dibanding Alat Peraga Kampanye (APK).

"Yang tidak bernomor tidak diamankan. Tapi APS yan ada foto paslon dengan APK yang tidak sesuai aturan saja yang di amankan," tegasnya.

Karenanya, dia berharap agar semua Paslon bisa mematuhi aturan yang sudah dibuat KPU selama masa kampanye berlangsung.

"Aturannya kita serahkan ke KPU sebagai ujung tombak teknis. Karenanya, kita berharap kepada semua paslon yang bertarung nanti bisa mematuhi aturan-aturan KPU. dan yan paling penting adalah penerapan aturan standar penanggulangan Covid-19," ungkap Fathur.

Pada penertiban APS dan APK kemarin kata dia, juga melibatkan berbagai unsur seperti TNI-Polri, Pol PP dann juga Bawaslu Kabupaten.

"Dan kita yang di Kecamatan dengan PKD Desa se Kecamatan, yang ikut serta mendampingi," tutupnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved