Breaking News:

Tariu Borneo Bangkule Rajang Sekadau Pastikan Tak Ikut Politik Praktis

Begitulah yang disampaikan oleh Ketua Pembina TBBR Sekadau, Heryanto Gani. Dirinya memastikan sebagai organisasi yang mengorganisir dayak secara umum

Penulis: Marpina Sindika Wulandari
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Organisasi Tariu Borneo Bangkule Rajang (TBBR) Kabupaten Sekadau Heryanto Gani. (Sebelum Pandemi Covid-19) 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Ketua Pembina organisasi Tariu Borneo Bangkule Rajang (TBBR) Kabupaten Sekadau pastikan TBBR tak ikut politik praktis, Kamis, 1 Oktober 2020.

Begitulah yang disampaikan oleh Ketua Pembina TBBR Sekadau, Heryanto Gani. Dirinya memastikan sebagai organisasi yang mengorganisir dayak secara umum di kabupaten Sekadau, TBBR tidak berpolitik praktis, pada Pilkada serentak 2020 di Kabupaten Sekadau. Mengingat saat ini sedang dalam tahapan kampanye.

"Jika ada di antara teman-teman individu yang mengarah dukungan kepada salah satu calon, itu individu tertentu bukan berarti TBBR. Jangan disalahartikan, apalagi ada oknum yang mengatasnamakan TBBR mendukung salah satu paslon yang ada di kabupaten Sekadau, itu tidak benar," tegasnya.

Lantik Frans Zeno Sebagai Pj Sekda Sekadau, Ini Harapan Pjs Bupati Sri Jumiadatin

Terlebih, TBBR sendiri sudah pernah mengadakan Coffe Morning bersama Polres Sekadau dan ormas lainnya di Kabupaten Sekadau.

Dengan kesepakatan bahwa setiap ormas dilarang berpolitik, kalau mau berpolitik secara pribadi dengan tidak melibatkan organisasi.

Sementara itu, untuk kedua pasangan calon yang sedang memperebutkan suara rakyat, Hery berharap agar kedua paslon maupun tim sukses masing-masing, lebih bijak dalam memposting segala sesuatu.

"ketika ada foto bersama di momen yang berbeda jangan diartikan ke publik bahwa itu foto mendukung salah satu paslon. Karena itu menyangkut image orang tertentu. Tentu harapannya setiap postingan tersebut dapat dipertanggungjawabkan agar nanti tidak menjadi persoalan kedepannya," timpalnya.

Heryanto juga mengajak seluruh elemen masyarakat agar tidak menggunakan isu sara, atau kampanye hitam dalam mengambil simpati masyarakat, demi menjaga kabupaten Sekadau yang sudah aman, tentram dan damai.

"Harapannya kita semua bijak, jangan hanya karena pesta demokrasi kita lalu menjadi tidak bersaudara lagi. Sampaikan visi misi dan produk yang ditawarkan bagi masyarakat," tutupnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved