Breaking News:

Politisi PKB Angkat Suara Perihal Keluhan Perusahaan Cetak di Kalbar Terkait Pengadaan APK 2020

Terlebih, kata Ketua Komisi III DPRD Kalbar ini, efektivitas dan efisiensi pengelolaan logistik pilkada 2020, harus terwujud dengan baik.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Politisi PKB Kalbar, H Irsan. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Politisi PKB Kalbar, H Irsan angkat suara terkait keluhan perusahaan percetakan yang ada di Kalbar kepada Direktur Utama Perusda Aneka Usaha Kalbar, Syariful Hamzah Nauli.

Menurut Anggota DPRD Provinsi Kalbar ini, pemberdayaan perusahaan lokal bisa saja dilakukan jika memang telah memenuhi persyaratan yang ditentukan.

"Intinya pemberdayaan masyarakat jika memenuhi persyaratan," kata H Irsan, Kamis 1 Oktober kepada Tribun.

Menurut H Irsan, dalam pengadaan Alat Peraga Kampanye (APK) Pilkada 2020 di Kalbar.

Harus betul-betul ditangani secara serius dan sesuai dengan schedule waktu yang telah ditentukan. 

Termasuk didalamnya perlu perhatian distribusi APK kemungkinan memakan waktu yang lama.

Wakil Ketua DPRD Kalbar Minta Jangan Ada Yang Mempersulit Masyarakat Tanam Kratom

"Terkait pemenangnya dari luar Kalbar, Kita memang menjunjung tinggi pengadaan APK dan bahan kampanye dilakukan lelang terbuka dan dilakukan berdasarkan azas keterbukaan.

Namun juga harus dilihat dari aspek perusahaan harus memenuhi syarat, kemampuan financial, peralatan atau mesin cetak, dan tenaga ahli,  juga domisili perusahaan apakah benar-benar secara fisik berkantor sesuai alamat, atau pencantuman saja, berarti alamat fiktif.

Ini tentu tidak dibenarkan," jelasnya.

Terlebih, kata Ketua Komisi III DPRD Kalbar ini, efektivitas dan efisiensi pengelolaan logistik pilkada 2020, harus terwujud dengan baik.

"Terkait pengadaan APD atau alat pelindung diri untuk keperluan protokol Covid-19, sesuai saran Mendagri untuk dilakukan tanpa lelang, karena memerlukan kecepatan, mengingat proses Pilkada sudah berjalan. 

Ini bisa memberdayakan UKM yang ada di Kalbar, secara ekonomi saat ini UKM sedang terdampak karsna terpapar Covid-19," pungkasnya. 
 

--

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Zulkifli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved