Breaking News:

OJK Kalbar Kembali Gelar Event Tahunan Bulan Inklusi Keuangan

Riezky pun kembali mengimbau kepada masyarakat, harus menjadi konsumen yang cermat dan teliti.

Penulis: Septi Dwisabrina | Editor: Zulkifli
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalimantan Barat kembali menggelar Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2020. -- 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalimantan Barat kembali menggelar event tahunan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) yang akan diselenggarakan selama bulan Oktober 2020.

Sebagai wujud nyata kontribusi Otoritas Jasa Keuangan dan Lembaga Jasa Keuangan (LJK) dalam implementasi Peraturan Presiden (Perpres) Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI) serta dalam rangka mendorong percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Kegiatan BIK yang telah dilaksanakan sejak tahun 2016, akan kembali digelar secara terintegrasi, masif dan berkelanjutan di seluruh wilayah Indonesia selama bulan Oktober, dimulai tanggal 4 Oktober 2020.

Kegiatan BIK tahun 2020 mengusung tema yakni "Satukan Aksi Keuangan Inklusif untuk Indonesia Maju (AKSESSKU)".

Kepala OJK Kalbar, Moch Riezky F Purnomo menuturkan dengan mememperhatikan situasi Pandemi Covid-19 yang masih berlangsung hingga saat ini, OJK Kalbar telah menyiapkan berbagai kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan tidak hanya indeks inklusinya namun juga indeks literasinya.

Lebih lanjut, Riezky mengatakan kegiatan BIK akan mengandalkan platform digital serta bekerjasama dengan local influencer sehingga diharapkan bisa menarik lebih banyak awareness masyarakat.

OJK Kalbar Keluarkan Surat Edaran Layanan Jasa Keuangan Patuhi Pergub 110 Terkait Covid-19

"Tahun ini karena kondisinya pandemi. Sehingga sebagian besar acara dan kegiatan ini, kami gelar secara online. Kemudian, yang pasti kegiatan ini akan mengcover edukasi serta perlindungan konsumen," terangnya kepada Tribun Pontianak, Kamis, 1 Oktober 2020.

Menurut Riezky, perhelatan Bulan Inklusi Keuangan ini merupakan sarana edukasi bagi masyarakat, agar menjadi konsumen yang cerdas dalam menentukan produk yang dihadirkan berbagai Industri Jasa Keuangan.

"Konsumen harus memperhatikan produk-produk yang ditawarkan oleh Industri Jasa Keuangan.

Sehingga melalui BIK ini, kami tentunya ingin meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menggunakan produk keuangan,"jelasnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved