Breaking News:

Kabupaten Sanggau Tak Pernah Kendor Laksanakan 3M dan 3T Untuk Penanggulangan Covid-19

Saya minta dengan hormat supaya kalian siapkan seluruh yang berkaitan dengan protokol kesehatan.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Bupati Paolus Hadi dan Wakil Bupati Yohanes Ontot 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, Ginting menyampaikan bahwa Kabupaten Sanggau tak pernah kendor melaksanakan 3M (Menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan pakai sabun) dan 3T (Tracinkg, testing dan treatment) dalam hal penanggulangan Covid-19.

Sebelumnya, Bupati Sanggau, Paolus Hadi menyampaikan bahwa Pemkab Sanggau terus melakukan sosialisasi Perbup nomor 47 tahun 2020 kepada pihak-pihak.

Sehingga pada tanggal 1 Oktober 2020 akan dilakukan langsung penegakan disiplinnya.

"Dengan sangsi yang sudah ditetapkan dalam Perbup itu. Jadi kepada seluruh masyarakat Sanggau, Pribadi maupun lembaga patuhi Perbup,"kata Ginting belum lama ini.

"Jangan nanti kita berdebat, karena ketika sangsi ini diterapkan pasti banyak aturan yang lain juga bisa mengikuti. Kalau saudara-saudara tidak patuh dengan petugas, melawan petugas, Apalagi mencedereai petugas sangsi pidananya jelas,"tambah Ginting.

64 Warga Sekadau Terjaring Operasi Yustisi Akibat Tak Pakai Masker

Akan tetapi, lanjut Ketua DPC PDI Perjuangan Sanggau itu percaya bahwa orang Sanggau tidak begitu. Kita harus bicara melindungi kita dan orang lain, itu lebih efektif.

"Kalau kita zona hijau, itu bukan bearti harus bahagia lalu tidak mau melakukan apa-apa. Kita harus banyak tracking juga, memastikan orang Sanggau tidak terkena. Tapi perlindungan diri itu yang utama,"tegasnya.

Makanya para pengusaha, lanjut PH sapaan akrabnya, Terutama saudara-saudara yang melakukan usaha, sekarang kan pemerintah memang mendorong supaya ekonomi tidak mati.

"Saya minta dengan hormat supaya kalian siapkan seluruh yang berkaitan dengan protokol kesehatan. Lalu berikutnya yang penting juga, bahwa kalian harus menyiapkan bagaimana orang datang bisa cuci tangan, kemudian jaga jarak,"jelas Ginting.

Selain itu juga, dipersiapkan juga jika orang yang belanja dan langsung pulang. Dan petugas juga harus dilindungi, jangan kita yang duluan tidak pakai masker.

"Jadi ayolah kita kompak jangan lagi nanti semua merasa tidak punya peran, Salah. Kalau kita patuh karena takut dengan aturan tidak keren, Tapi kita patuh karena kita tahu aturan dan kita merasakan kepentingan itu adalah kepentingan pribadi kita dan orang lain itu baru keren. Bearti tidak terpaksa, "tegasnya. 

Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved