Breaking News:

BREAKING NEWS - Berenang Saat Air Sungai Kapuas Meluap, Bocah 7 Tahun di Sintang Tewas Tenggelam

Sore itu, Aura berenang bersama ayahnya, Sunarto, warga Jalan M Saad. Kebetulan taman bungur tergenang air luapan sungai kapuas.

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Aura Dwi Safitri, bocah berusia 7 tahun ini nyawanya tak tertolong setelah tenggelam di bantaran sungai kapuas, tepatnya di depan rumah dinas Karem, kawasan Taman Bungur. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Sungguh malang nasib Aura Dwi Safitri. Bocah berusia 7 tahun ini nyawanya tak tertolong setelah tenggelam di bantaran sungai kapuas, tepatnya di depan rumah dinas Karem, kawasan taman bungur.

Saat ditemukan, Aura sempat dilarikan ke rumah sakit. Malang, nyawanya tak tertolong.

Peristiwa anak tenggelam di pinggiran sungai kapuas ini terjadi pada Selasa, 29 Septermber 2020, sekitar pukul 16.40 wib.

Sore itu, Aura berenang bersama ayahnya, Sunarto, warga Jalan M Saad. Kebetulan taman bungur tergenang air luapan sungai kapuas.

Korban Tenggelam di Air Terjun Desa Gurung Kapuas Hulu Ditemukan Dalam Kondisi Meninggal

"Tanpa ada pengawasan korban masuk area yang dalam. Korban tidak bisa berenang sehingga korban tenggelam. Sempat dibawa ke rumah sakit. Karena terlalu lama tenggelam dan banyak minum air sehingga nyawa korban tidak tertolong, sekarang jenazah berada di rumah duka," kata PLH Kapolres Sintang, AKBP Imam Riyadi melalui Kasubag Humas Iptu Hariyanto kepada Tribun Pontianak.

Atas peristiwa ini, Hariyanto meminta warga waspada terhadap luapan air sungai yang mulai naik dibeberapa wilayah Kecamatan Sintang.

"Diimbau kepada para orang tua untuk selalu mengawasi putra putrinya untuk tidak bermain atau mandi di lokasi genangan air, karena kita tidak tahu kondisi lokasi tersebut bisa saja ada genangan air yang dalam, atau lokasi air yang nampak aman ternyata sangat dalam,” katanya.

“Untuk itu peran para orang tua dalam hal pengawasan anak sangat dibutuhkan. Para orang tua belajar dari pengalaman yang pernah terjadi, bukan kita melawan takdir tapi usaha itu perlu dengan cara selalu melakukan pengawasan kepada anaknya," imbaunya. (*)

Penulis: Agus Pujianto
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved