Breaking News:

Hadiri Paparan Hasil Kerja Wilayah Pasisi Sesko TNI, Ini Yang Akan Dilakukan Wagub Ria Norsan

Mudah-mudahan nanti pelabuhan ini bisa menggerakkan perekonomian di Kalimantan Barat

Penulis: Anggita Putri | Editor: Jamadin
Dok. Humpro Kalbar
Wagub Kalbar Ria Norsan menghadiri Paparan Hasil Kerja Wilayah Pasisi SESKO TNI secara Virtual dan Penyerahan Executive Summary di Ruang DAR Kantor Gubernur Kalbar, Kamis (24/9/2020) 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), H. Ria Norsan, menghadiri Paparan Hasil Kerja Wilayah Pasisi SESKO TNI secara Virtual dan Penyerahan Executive Summary di Ruang DAR Kantor Gubernur Kalbar, Kamis (24/9/2020).

Wakil Gubernur Kalbar, H Ria Norsan mengatakan atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mengucapkan terima kasih telah melaksakan Sesko dan mengambil satu laporan tentang wilayah Kalimantan Barat.

“Tadi saya melihat laporan-laporan yang telah buat ini baik sekali dan laporan ini merupakan masukan kami untuk Kalimantan Barat. Rekomendasi yang telah diberikan Insya Allah akan kami tindaklanjuti kedepannya,” jelas Ria Norsan.

 Ria Norsan menjelaskan Kalimantan Barat mempunyai luas wilayah kurang lebih 146.807 Km persegi dengan jumlah penduduk kurang lebih 5,6 juta jiwa dengan 12 Kabupaten, 2 Kota, 174 kecamatan dan 2031 desa.

Wagub Ria Norsan Harapkan Keberkahan Dari Kehadiran 15 Jendral di Mempawah

Kalbar mempunyai wilayah yang luas sekali namun penduduknya masih jarang dan juga wilayah Kalbar ini berbatasan dengan negara tetangga yaitu Malaysia.

“Kalbar ada beberapa Pintu Lintas Batas Negara (PLBN) yang sudah berjalan yaitu di Entikong Kabupaten Sanggau, Badau Kabupaten Kapuas Hulu, Aruk Kabupaten Sambas, Jagoi Babang di Kabupaten Bengkayang, kemudian Sungai Kelik di Kabupaten Sintang yang sedang dibangun. Jadi berbatasan dengan negara tetangga tentulah keamanan sangat kita prioritaskan,” jelas H. Ria Norsan.

Ria Norsan menyampaikan bahwa di Kalbar sudah mempunyai Pelabuhan International yang terletak di Kabupaten Mempawah Provinsi Kalimantan Barat.

“Pelabuhan International Kijing baru dibangun dan sekarang sudah 89%, yang terletak di Kabupaten Mempawah Provinsi Kalimantan Barat. Mudah-mudahan nanti pelabuhan ini bisa menggerakkan perekonomian di Kalimantan Barat,” ujar Ria Norsan.

Dalam kegiatan tersebut juga turut hadir Ketua DPRD Provinsi Kalbar, M. Kebing L, beserta Forkopimda Pemprov Kalbar.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved