Bupati Martin Rantan Minta Sejarah Kerajaan Tanjungpura Dibukukan

Ia pun menceritakan ketika mendampingi kunjungan kerja Forkopimda Provinsi berziarah ke makam raja-raja Tanjungpura, dirinya diminta Kapolda dan Pangl

Penulis: Nur Imam Satria | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Bupati Ketapang Martin Rantan Saat Hadir pada kegiatan Susur Sungai dan Ziarah Akbar Astana Makam Raja-raja Matan Tanjungpura di lapangan sepakbola Tanjungpura, Desa Tanjungpura, Kecamatan Muara Pawan, Kabupaten Ketapang. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Bupati Ketapang Martin Rantan mengahadiri acara Susur Sungai dan Ziarah Akbar Astana Makam Raja-raja Matan Tanjungpura di lapangan sepakbola Tanjungpura, Desa Tanjungpura, Kecamatan Muara Pawan, Kabupaten Ketapang, Senin (21/9/2020).

Dalam kesempatannya Martin meminta Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Bagian Humas dan Protokol, Bappeda dan Balitbang agar menulis sejarah Kerajaan Tanjungpura untuk menjadi sebuah buku. Anggarannya akan diakomodir dalam APBD Tahun 2021.

"Bangsa yang besar adalah bangsa yang bisa menghargai sejarah. Sejarah leluhur, sejarah budaya dan sejarah lainnya," kata Martin.

Ia pun menceritakan ketika mendampingi kunjungan kerja Forkopimda Provinsi berziarah ke makam raja-raja Tanjungpura, dirinya diminta Kapolda dan Panglima agar mengupayakan perenovasian makam Kerajaan Tanjungpura.

Bupati Martin Rantan Kembali Resmikan Pembangunan Puskesmas Berstandar Kemenkes di Ketapang

"Saya bilang, siap. Dan sekarang, perintah Panglima Kodam dan Kapolda sudah saya realisasikan, walaupun kedepannya masih perlu dilakukan pembangunan lanjutan," ujar Martin.

Martin juga mengimbau kepada para Kepala Organisasi Perangkat Daerah, para Camat dan Kepala Desa agar tidak hanya membangun infrastruktur, namun juga melakukan pembangunan destinasi wisata yang ada di wilayahnya masing-masing.

"Disamping membangun infrastruktur, kita juga harus membangun destinasi wisata, sehingga Ketapang ini bisa menjadi tujuan para wisatawan," imbaunya.

Dikesempatan yang sama Martin juga mengucapkan selamat dan sukses terhadap panitia penyelenggara. Ia berharap pagelaran seperti ini dijadikan agenda tahunan sebagai sebuah destinasi wisata budaya dan religi.

"Saya berharap kegiatan budaya dan religi ini bisa terus dilanjutkan pada tahun-tahun mendatang. Supaya kebudayaan tetap lestari dan dapat dikenal oleh masyarakat secara luas," harapnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved