Breaking News:

Pilkada Serentak 2020

Ketua PGI Kalbar Paulus Ajong Serukan Netralitas Gereja dan Pastikan Tidak Terpapar Politik Praktis

“Jangan manfaatkan Gereja sebagai sarana untuk kepentingan politik praktis pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati 2020,” kata Paulus Ajong.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) Wilayah Kalimantan Barat (Kalbar), Pendeta Paulus Ajong mengimbau kepada seluruh umat kristiani dan pengurus Gereja terutama di tujuh kabupaten di Kalbar yang menggelar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Desember mendatang,  sama-sama menjaga netralitas Gereja.

“Jangan manfaatkan Gereja sebagai sarana untuk kepentingan politik praktis pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati 2020,” kata Paulus Ajong.

Ketua MUI Kalbar HM Basri HAR: Jangan Biarkan Masjid Jadi Sarana Kepentingan Politik Praktis

Uskup Agung Pontianak Mgr Agustinus Agus Serukan Jangan Libatkan Gereja untuk Politik Praktis

Seperti diketahui pada tahun 2020, akan ada tujuh Kabupaten di Kalbar yang melaksanakan Pemilihan Umum Kepala Daerah.

Berikut tujuh kabupaten tersebut:

1. Kabupaten Sambas

Bupati dan Waki Bupati sekarang: Atbah Romin Suhaili dan Hj Hairiah

2. Kabupaten Ketapang

Bupati dan Waki Bupati sekarang: Martin Rantan dan Suprapto S

3. Kabupaten Sekadau

Bupati dan Waki Bupati sekarang: Rupinus dan Aloysius

4. Kabupaten Bengkayang

Bupati dan Waki Bupati sekarang: -

BREAKING NEWS - Plt Bupati Bengkayang Agustinus Naon Tutup Usia

5. Kabupaten Kapuas Hulu

Bupati dan Waki Bupati sekarang: AM Nasir dan Antonius L Ain Pamero

6. Kabupaten Melawi

Bupati dan Waki Bupati sekarang: Panji dan Dadi Sunarya Usfa Yursa

7. Kabupaten Sintang

Bupati dan Waki Bupati sekarang: Jarot Winarno dan Askiman. (*)

Editor: Marlen Sitinjak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved