Breaking News:

PLN Gelar Electrifying Lifestyle Live Cooking, Ajak Masyarakat Masifkan Penggunaan Kompor Listrik

Live Cooking ini akan menampilkan Chef Yudha Indra Pramanto dan Influencer Nadia Sarosa

Dok. PLN
SAKSIKAN - Para ibu-ibu menyaksikan kegiatan memasak dengan menggunakan kompor listrik di sosialisasi Electrifying Lifestyle. Kegiatan ini dilakukan PLN sebelum Pandemi Covid-19 terjadi. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK  - PT PLN kini tengah menggalakkan Electrifying Lifestyle dengan mengacu pada penggunaan peralatan serba listrik untuk mengurangi emisi dan ramah lingkungan.

Contoh nyatanya ialah dengan mengkampanyekan penggunaan kompor listrik lewat kegiatan "Electrifying Lifestyle Live Cooking," yang akan dilaksanakan secara live di Tribun Pontianak pada Kamis, 17 September.

Live Cooking ini akan menampilkan Chef Yudha Indra Pramanto dan Influencer Nadia Sarosa.

Senior Manajer Niaga dan Pelayanan Pelanggan PLN Kalbar, Samuji, mengungkapkan jika sosialisasi ini gencar dilakukan untuk mengurangi konsumsi gas yang sesuai dengan keinginan pemerintah.

PLN Token Listrik Gratis September 2020, Login www.layanan.pln.co.id atau WA PLN 08122123123

Ia mengungkapkan jika listrik dapat dikatakan sebagai jendela peradaban dan diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi.

Menurutnya, electrifying lifestyle dapat menghemat pengeluaran. Hal ini sudah dibuktikan lewat pengujian di PLN Pusat.

Contohnya dengan menggunakan kompor gas konvensional dengan kompor listrik, maka penggunaan kompor induksi dapat menghemat 30 persen biaya pengeluaran.

"Rata-rata sebulan itu, mereka mengeluarkan biaya gas 12 kg untuk memasak 10 liter air, dan biaya yang dikeluarkan sekitar Rp 2 juta lebih, sedangkan jika menggunakan kompor listrik hanya Rp 1,4 juta. Itu artinya ada saving, dan juga keuntungan menggunakan kompor listrik yakni lebih aman, dan tidak perlu mengantre gas elpiji," jelasnya.

Ia juga turut menginformasikan jika penggunaan kompor induksi di Kalbar sudah mencapai ribuan, bahkan di Desa Sabaka, Kabupaten Landak, telah tercipta kampung kompor induksi, yang seluruh masyarakatnya telah beralih ke kompor induksi atau kompor listrik.

Dari segi keamanan, kompor listrik jauh lebih aman, karena tidak panas ketika disentuh, tidak mengeluarkan api, serta masyarakat dapat mengatur panasnya sesuai kebutuhan.

"Ini adalah upaya PLN untuk menggalakkan Electrifying Lifestyle, untuk mempermudah masyarakat. Dan masyarakat tidak perlu lagi mencari gas jauh-jauh," tuturnya.

Ia berharap lewat Live Cooking pada Kamis (17/9) mendatang, masyarakat dapat mengikuti dan belajar, baik belajar memasak maupun menggunakan kompor listrik. Ia ingin masyarakat mengenal dan menggunakan kompor listrik, demi membantu pemerintah penggunaan elpiji tabung melon dapat tersalurkan tepat sasaran ke masyarakat.

Penulis: Rizki Fadriani
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved