Breaking News:

Pemkab Kubu Raya Rutin Gelar Sosialisasi , Sujiwo: Tekan Risiko Kerugian Akibat Karhutla

Tindakan preventif yang masif pun menurut Sujiwo akan meniadakan risiko kerugian akibat karhutla.

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Wakil Bupati Kubu Raya Sujiwo saat membuka Sosialisasi Penyadartahuan tentang Kebakaran Hutan dan Lahan 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Wakil Bupati Kubu Raya Sujiwo kembali menegaskan pentingnya upaya preventif dalam menyikapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). 

Tindakan preventif yang masif pun menurut Sujiwo akan meniadakan risiko kerugian akibat karhutla.

“Sebaik-baiknya penanggulangan masih lebih baik pencegahan yang sederhana. Karena kalau sudah penanggulangan, berarti sudah ada korban,” ujar Sujiwo saat membuka Sosialisasi Penyadartahuan tentang Kebakaran Hutan dan Lahan di Aula Kantor Desa Sungai Kakap, Kecamatan Sungai Kakap, Selasa (15/9/2020). 

Sujiwo mengatakan saat ini karhutla telah menjadi isu global. Tak hanya di Indonesia, berbagai negara di dunia memberikan atensi terhadap potensi ancaman karhutla.

Sebab karhutla memiliki dampak merusak terhadap multisektor yang ada. Baik dampak materi maupun immateri. 

Kepala BPBD Kalbar Sebut Kalbar Harus Tetap Waspada Karhutla

“Contoh kecil di Kubu Raya. Ketika terjadi karhutla, kabut asap tebal muncul. Apa yang terjadi? Sekolah diliburkan, pasien-pasien memenuhi rumah sakit, penerbangan dihentikan sehingga berdampak terhadap ekonomi, dan sebagainya," jelas Sujiwo.

"Belum lagi kerugian akibat terbakarnya lahan-lahan produktif,” tambah Sujiwo.

Menyikapi hal tersebut, pemerintah, menurutnya, tidak ingin mengkambinghitamkan masyarakat peladang dan petani. 

Karena itu, kegiatan sosialisasi dan penyadartahuan dilakukan untuk mencegah potensi terjadinya karhutla.  

“Artinya, sangat luar biasa kerugian negara dan masyarakat akibat karhutla. Makanya sosialisasi penyadartahuan penting supaya masyarakat, kelompok tani, pengusaha, dan semua pihak lainnya sadar bahwasanya ketika terjadi karhutla, maka negara, pemerintah daerah, dan masyarakat akan menelan kerugian yang sangat besar baik materi maupun immateri,” terangnya. 

Halaman
12
Penulis: Muzammilul Abrori
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved