Breaking News:

Lima Warga Diamankan Saat Penertiban PETI di Ketapang, Satu Orang Merupakan Warga Asal Pontianak

Dari kelima pelaku, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti seperti dua unit timbangan digital, satu set mangkok cor emas, satu buah jepitan

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Barang Bukti yang Diamankan Polisi saat melakukan penertiban PETI di Dusun Sayan, Desa Riam Dadap, Kecamatan Hulu Sungai, Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Polisi Sektor (Polsek) Sandai, Polres Ketapang kembali melakukan penertiban Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di lokasi Dusun Sayan, Desa Riam Dadap, Kecamatan Hulu Sungai, Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat, Senin (14/9/2020).

Operasi yang dipimpin langsung Kapolsek Sandai AKP Muslimin itu berhasil mengamankan sejumlah penambang yang sedang beraktivitas di lokasi.

“Ada lima warga yang kita amankan di lokasi tambang, salah satunya As asal Pontianak. As disinyalir merupakan kepala rombongan para penambang liar," kata AKP Muslimin, Selasa (15/9/2020).

Lakukan Pengecekan Lokasi Peti di Dusun Raso Desa Sepahat, Berikut Pernyataan Kapolsek Burhan Nuddin

Dari kelima pelaku, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti seperti dua unit timbangan digital, satu set mangkok cor emas, satu buah jepitan mangkok dan satu buah jaring alas skrin.

"Kemudian satu set kantong plastik penyimpan emas, 3 kg CN, 5 kg karbon, 4 kg kostik, 2 ons pijar, satu set pompa angin, satu set blower untuk pendingin serta 10 keping emas," ungkapnya.

Usai diamankan, tim Polsek Sandai melanjutkan penyisiran ke seluruh areal tambang. Namun tidak menemukan lagi aktivitas, yang ada hanya warga sedang beristirahat di warung sekitar areal tambang.

"Untuk penanganan perkara tambang illegal ini dilimpahkan ke Satuan Reskrim Polres Ketapang, termasuk lima pelaku dan barang bukti. Hari ini juga kita geser ke Mapolres guna dilakukan pemeriksaan intensif," jelasnya.

Menurutnya kegiatan penertiban ini akan terus dilakukan guna memberantas segala bentuk PETI di wilayah Kecamatan Sandai.

“Sesuai perintah bapak Kapolres, bahwa kami akan tetap melakukan penertiban PETI yang tentunya dengan mengedepankan langkah preemtif dan preventif," pungkasnya. (*)

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved