Breaking News:

BMKG Deteksi 7 Hotspot di Wilayah Kubu Raya

Namun dirinya mengatakan, potensi kemudahan terjadinya Karhutla tersebut akan berkurang, apabila terjadinya hujan kembali.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA/ BMKG stasiun Meteorologi Kelas I Supadio
Grafik potensi kemudahan terjadi Karhutla di Kalbar. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - BMKG stasiun Meteorologi Kelas I Supadio menemukan sebanyak 48 titik panas atau hotspot di wilayah Kalimantan Barat, dan 7 di antaranya berada diwilayah Kabupaten Kubu Raya, pada Rabu (16/9/2020).

Melalui Kepala Seksi Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio, Sutikno menjelaskan bahwa, dengan begitu diprakirakan dalam empat hari kedepan, potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan Barat masuk kedalam kategori mudah dan sangat mudah.

Namun dirinya mengatakan, potensi kemudahan terjadinya Karhutla tersebut akan berkurang, apabila terjadinya hujan kembali.

Wabup Sujiwo Tegaskan Pentingnya Upaya Pencegahan Karhutla Sebelum Penanggulangan

"Pantauan satelit cuaca pagi ini menunjukkna belum adanya pertumbuhan awan penghujan di wilayah sebagian kabupaten/kota di Kalbar,"

"Namun diprakirakan tanggal 20 September nanti akan berkurang hotspotnya.

Karena sudah hujan lagi. Peningkatan hotspot diprakirakan terjadi sampai tanggal 19 September," katanya.

Penulis: Muzammilul Abrori
Editor: Zulkifli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved