Breaking News:

Virus Corona Masuk Kalbar

Kabar Duka, Satu Pasien Terkonfirmasi Covid-19 di Pontianak Meninggal Dunia

Dikatakannya terkait kasus ASN Bea Cukai Jagoi Babang yang terpapar pada saat ASN tersebut memiliki riwayat perjalanan di Surabaya.

Penulis: Anggita Putri | Editor: Zulkifli
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Enro
Ilustrasi pasien Covid-19 di Kalbar. 

 TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, Harisson menyampaikan kabar duka, seorang pasien kasus konfirmasi Covid-19 asal Pontianak, Kalbar meninggal dunia, Selasa (14/9/2020).

Ia mengatakan berdasarkan data laporan pada 14 September 2020, ada tambahan kasus konfirmasi Covid-19 baru sebanyak 4 orang yakni 2 orang di Kota Pontianak, 1 orang di Kota Singkawang dan 1 orang di Kabupaten Bengkayang.

Dua orang di Kota Pontianak dirawat di RSUD Soedarso dan 1 kasus di Singkawang dirawat di Abdul Azis Singkawang yang merupakan ASN Bea Cukai di Jagoi Babang.

Dikatakannya terkait kasus ASN Bea Cukai Jagoi Babang yang terpapar pada saat ASN tersebut memiliki riwayat perjalanan di Surabaya.

“Jadi untuk dua orang kasus konfirmasi Covid-19 di RSUD Soedarso satu orangnya saat ini masih kita rawat dan yang satunya meninggal dunia,” ujarnya.

Belum Terapkan Sanksi Pelanggar Protokol Kesehatan, Satgas Covid-19 akan Sosialisasi ke Masyarakat

Berapa Peringkat Corona Indonesia di Asia ? Ini 10 Daftar Negara Kasus Tertinggi Covid-19 di Asia

Ia menjelaskan bahwa satu pasien yang meninggal dunia hari ini beralamatkan di Kota Pontianak.

Sebelumnya pasien masuk rumah sakit pada 14 September 2020 pukul 6.30 WIB.

“Pasien pada saat itu masuk ruangan IGD. Kemudian pada pukul 18. 50 pasien meninggal dunia,” ucapnya.

Harisson mengatakan bahwa satu minggu sebelum masuk rumah sakit pasien sempat mengalami demam dan batuk.

Kemudian satu hari sebelum masuk rumah sakit pasien mengalami sesak nafas .

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved