Mesin PLTD Terendam Banjir, PLN Matikan Listrik di Putussibau

Mudah-mudahan kondisi banjir cepat surut, dan aliran listrik segera dinyalakan kembali

Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ SAHIRUL HAKIM
Ruas jalan nasional di kecamatan Putussibau Selatan, Jalan Lintas Selatan Kedamin, saat ini masih terendam banjir, dan aktivitas lalulintas masih terganggu, Senin (14/9/2020). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Manager PLN Ranting Putussibau, Kabupaten Kapuas Hulu, Andrew menyatakan, kalau pihaknya harus mematikan sementara aliran listrik wilayah Putussibau dan sekitarnya, karena mesin PLTD terendam banjir.

"Dari tadi malam sekitar pukul 23.30 WIB, kami mematikan sementara aliran listrik, sampai kondisi banjir di daerah mesin PLTD surut, karena kami tidak berani mengambil resiko," ujarnya, Senin (14/9/2020).

Andrew berharap, masyarakat tetap bersabar sama-sama menunggu kondisi surut banjir di tempat mesin PLTD, yang sekarang masih terendam banjir.

Banjir, Akses Transportasi ke Nanga Pinoh Melawi Lumpuh

"Mudah-mudahan kondisi banjir cepat surut, dan aliran listrik segera dinyalakan kembali," ungkap Andrew

Hingga saat ini, Senin (14/9/2020) pukul 12.17 WIB, listrik di wilayah Putussibau dan sekitarnya masih mati total.

Kembali beroperasi aliran listrik tergantung kondisi banjir, yang sedang merendam mesin PLTD di Putussibau.

Hasil pantauan, wilayah Putussibau Selatan dan Putussibau Utara, saat ini masih terendam banjir, dimana sejumlah ruas jalan ikut terendam banjir, sehingga aktivitas lalulintas terganggu.

Kendaraan roda dua sepeda motor tidak bisa lewat di sejumlah ruas jalan, baik itu jalan nasional maupun jalan kabupaten. Ketinggian air banjir hingga saat ini, diperkirakan 1 meter hingga 5 meter.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved