Breaking News

Penghuni Asrama di Sintang yang Positif Corona Dicurigai Terpapar dari Pengunjung

Diduga kuat, terpaparnya lima siswa penghuni asrama kemungkinan ada kontak erat dengan orang luar atau pengunjung.

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Zulkifli
TRIBUN PONTIANAK/Agus Pujianto
Penghuni asrama seminari Sintang menjalani pemeriksaan swab di Dinkes Sintang pasca ditemukan lima penghuni asrama terkonfirmasi positif corona. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Harysinto Linoh mengungkapkan seluruh penghuni asrama seminari sudah pernah dilakukan tes swab PCR pada bulan Agustus lalu dengan hasil negatif Covid-19.

Keterangan ini sesuai dengan pernyataan Kadiskes Kalbar, Harrison yang menyebut seluruh siswa pada bulan Agustus sudah diswab ketika siswa mulai memasuki asrama.

Harrison menyebut, ada 98 orang yang dites dengan hasil negatif.

Diduga kuat, terpaparnya lima siswa penghuni asrama kemungkinan ada kontak erat dengan orang luar atau pengunjung.

"Khusus penghuni asrama sudah di awab pada bulan Agustus, semuanya negatif.

Kita tahu ada jalur keluar masuk pengunjung.

Sehingga baru kita temukan lima siswa konfirmasi positif pada September," ungkap Sinto.

Lima penghuni asrama Seminari Sintang terkonfirmasi korona berdasarkan pemeriksaan swab menggunakan Mobile Combat PCR Covid-19.

Kasus Konfirmasi Covid-19 di Pontianak Bertambah Empat

Kelima penghuni asrama tersebut merupakan seorang siswa yang belajar dan tinggal di asrama tersebut.

Ditemukannya lima kasus ini bermula dari laporan seorang dokter praktek swasta yang melapor ke Dinkes saat menemukan pasien dengan gejala demam dan kehilangan indra penciuman.

Dari lima siswa yang terkonfirmasi positif, hanya satu orang yang mempunyai gejala hilang indra penciuman.

Sabtu pagi, Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang langsung melakukan tes swab PCR terhadap penghuni asrama seminari pasca ditemukannya lima siswa terkonfirmasi swab PCR.

Pemeriksaan swab menggunakan mobile combat PCR dilakukan langsung di halaman Dinas Kesehatan.

Sinto menyebut ada 98 orang baik siswa maupun pengurus dan pengajar yang tinggal di asrama diswab.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved