Breaking News:

Miliki Kepesertaan JKN-KIS Tertinggi di Kalimantan Barat, Kabupaten Kayong Utara Kembali Raih UHC

Di tengah pandemi yang melanda negeri saat ini, Adiwan menyebut kepastian akan Jaminan Kesehatan merupakan salah satu ikhtiar untuk melindungi seluruh

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Forum Kemitraan dan Komunikasi Pemangku Kepentingan Kabupaten Kayong Utara, di Ruang Rapat Bupati Kayong Utara, Sukadana, Kalimantan Barat, Senin (07/09/2020). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA – Tahun 2020 akan menjadi tahun kedua Kabupaten Kayong Utara meraih predikat UHC (Universal Health Coverage) atau Cakupan Jaminan Kesehatan semesta bagi masyarakatnya.

Hal ini disampaikan oleh Kepala BPJS kesehatan Cabang Pontianak, Adiwan Qodar saat mengikuti kegiatan Forum Kemitraan dan Komunikasi Pemangku Kepentingan Kabupaten Kayong Utara, Senin (07/09) di Ruang Rapat Bupati Kayong Utara, Sukadana, Kalimantan Barat.

“Kami sangat mengapresiasi atas komitmen pemerintah daerah Kayong Utara yang telah memberikan Jaminan Kesehatan secara maksimal kepada seluruh penduduknya. Hal ini merupakan wujud nyata pemerintah Kayong Utara sangat peduli dengan kesehatan masyarakatnya,” tutur Adiwan.

Bupati Citra Minta Dinas SP3APMD Verifikasi Data Kepesertaan JKN-KIS

Bupati Citra: Kepesertaan JKN-KIS Kayong Utara Tertinggi di Kalbar

Di tengah pandemi yang melanda negeri saat ini, Adiwan menyebut kepastian akan Jaminan Kesehatan merupakan salah satu ikhtiar untuk melindungi seluruh penduduknya.

Ia menuturkan, saat ini kepesertaan Program JKN-KIS Kabupaten Kayong Utara telah mencapai lebih dari 95% dari jumlah seluruh penduduknya.

"Ini menjadi capaian bagus bagi Kabupaten Kayong Utara. Dengan capaian hal tersebut, kami harap seluruh warga di Kabupaten Kayong Utara sepenuhnya telah dijamin oleh Program JKN-KIS. Begitu juga dengan wilayah lain di Kalimantan Barat, setelah Kabupaten Kayong Utara meraih predikat UHC, harapannya wilayah lainnya juga turut meraih predikat UHC sehingga membantu meningatkan jumlah kepesertaan JKN-KIS," tambah Adiwan.

Sementara itu, Bupati Kayong Utara Citra Duani mengatakan sampai dengan Agustus 2020 ini sudah 95,44% masyarakat Kayong Utara memiliki Jaminan Kesehatan (JKN-KIS).

Jumlah kepesertaan JKN-KIS masyarakat Kayong Utara terdiri dari beberapa segmen peserta antara lain peserta PBI APBN sebanyak 46.862 jiwa, melalui anggaran pemerintah daerah (PBI APBD) sebanyak 44,131 jiwa, peserta Pekerja Penerima Upah (PPU) 24,920 jiwa, dan Peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) serta Bukan Pekerja (BP) sebanyak 5.580 jiwa.

“Dari total seluruh penduduk Kayong Utara 127.301 jiwa, sebanyak 121.493 jiwa sudah terdaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Pemerintah Kabupaten Kayong Utara berkomitmen menjadikan kesehatan dan pendidikan masyarakatnya sebagai prioritas,” tutur Citra.

Citra menambahkan jika Universal Health Coverage (UHC) yang diraih Kabupaten Kayong Utara terjadi berkat sinergi dari berbagai pihak.

Dengan sinergi dan kerjasama yang baik antar seluruh pemangku kepentingan baik OPD (Organisasi Perangkat Daerah), masyarakat, BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara, dan juga fasilitas kesehatan semua permasalahan dapat diatasi. (*)

Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved