Breaking News:

Kadiskes Kalbar Umumkan Konfirmasi Positif Covid-19, Penyebaran Sudah Mulai Dari Kluster Keluarga

Sebelumnya Untan telah memeriksa sebanyak 466 orang dengan Hasil Positif 12 orang, hasil Negatif 435 orang, Running Ulang 17 orang.

Tribunpontianak.co.id/Anggita Putri
Kadis Kesehatan Kalbar Harrison 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, Harisson menyampaikan bahwa ada tambahan 12 kasus konfirmasi dan 2 kasus dinyatakan sembuh di Kalbar, Rabu (9/9/2020).

Ia mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan Laboratorium Untan pada 9 September 2020 ada 12 Konfirmasi Baru tersebar di Kota Pontianak 5 orang, Kabupaten Mempawah 4 orang, Kota Singkawang 3 orang .

“Selain itu ada kasus Konfirmasi Sembuh sebanyak 2 orang yakni di Kota Pontianak 1 orang , Kota Singkawang 1 orang ,” ujarnya, Rabu (9/9/2020).

Sebelumnya Untan telah memeriksa sebanyak 466 orang dengan Hasil Positif 12 orang, hasil Negatif 435 orang, Running Ulang 17 orang.

Jadi sampai saat ini Total Kasus Konfirmasi di Kalbar mencapai 723 orang dan Kasus yang telah Sembuh 621 orang dengan tingkat kesembuhan 85,89 persen, serta 6 orang meninggal dunia.

Ia mengatakan untuk 5 kasus konfirmasi Covid-19 yang berasal dari Kota Pontianak . Adapun satu kasus hasil dari razia Diskes Provinsi terhadap warga yang tidak menggunakan masker di Tugu Digulis Untan.

Perwako Disiplin Penerapan Protokol Kesehatan Covid-19 Menyasar Pelaku Usaha, Ini Pasal-pasalnya

“Sedangkan 4 orang lainnya merupakan satu keluarga yang masih berhubungan dengan kasus konfirmasi sebelumnya. Jadi 4 orang ini suami, istri, dan anaknya kasus konfirmasi Covid-19 dari satu kluster,” jelasnya.

Sedangkan untuk kasus konfirmasi di Mempawah ada 4 orang adalah petugas kesehatan di Sungai Pinyuh. Dimana 4 petugas kesehatan ini pernah kontak dengan pasien dari STT yang dirujuk ke RSUD Soedarso yang telah meninggal dunia beberapa waktu lalu.

“Kalau kasus di Singkawang merupakan sekretasi Wako Singkawang, dua orang pasien dari RS Abdul Azis Singkawang dari Kluster keluarga yang sebelumnya sudah ada kasus konfirmasi dan dilakukan tracing ternyata dua orang ini merupakan satu kluster keluarga dari kasus sebelumnya,” pungkasnya. (*)

Penulis: Anggita Putri
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved