Breaking News:

Gubernur Sutarmidji Optimis Target Infrastruktur Jalan Sesuai RPJMD Akan Tercapai

Ia mengatakan target akan menyesuaikan dengan kondisi saat ini seperti pendapatan , pertumbuhan ekonomi.

TRIBUNPONTIANAK/ANGGITA PUTRI
Gubernur Kalimantan Barat, H Sutarmidji saat menghadiri acara Konsultasi publik rencana awal perubahan RPJMD Provinsi Kalbar tahun 2018-2023 secara Virtual di Ruang DAR Kantor Gubernur Kalbar, Rabu (9/9/2020). 

“Karena Sambas memang kawasan pantai ditambah lagi jembatan karena konsultan sebelumnya tidak paham kontur tanah ,” ujarnya.

Sutarmidji Beri Waktu Minggu Kedua September Daerah Wajib Kirim 200 Sampel Swab

Ia mengatakan tahun ini menjadi tahun ketiga masa jabatannya . Ia yakin terhadap capaian sesuai RPJMD .

“Kita akan lapor capaian sesia RPJMD . saya yakin walau dalam kondisi pandemi covid kita masih mampu untuk mematangkan capaian itu,” ujarnya.

Pada kesempatan itu , Ketua Komisi IV DPRD Kalbar, H. Subhan Nur menyampaikan evaluasi terkait rencana awal perubahan RPJMD Provinsi Kalbar tahun 2018-2023 .

Ia mengatakan dengan pernyataan gubernur Kalbar tentang target khususnya pada pembagunan jalan hampir menjadi keluhan setiap mengadakan reses maupun monitoring .

Sutarmidji Minta Kepala Sekolah tidak Takut Gunakan Dana BOS untuk Penanganan Covid-19

Ia mengatakan terakit target perbaikan jalan Provinsi dalam kondisi mantap mencapai 62 persen jauh dari realitas yang ada .

“Namun yang jelas pada aspek APBD tahun ini setelah di potong dana covid-19 hanya ada sekitar 170 Miliar . Sementara untuk target jalan membutuh dana R 6 Triliun . Hal ini tentu sebagai suatu kewajiban merivisi target tersebut,” jelasnya.

Ia mengatakan seperti diketahui jalan merupakan pelayanan dasar wajib yang menjadi tanggung jawab terhadap visi dan misi Gubernur Kalbar.

“Kita harapkan pada target ini harus sesuai apa yang tertuang dalam RPJMD kalau target jalan Mantap Provinsi Kalbar 62 persen tahun ini jauh dari harapan,” ujarnya.

Kedua disampaikannya terkait target tentang desa mandiri walau memang saat ini sudah ada peningkatan jumlah desa mandiri di Kalbar.

Daerah yang tidak Kirim Sampel Swab 200 Per Minggu Dianggap Pelanggaran, Ini Penjelasan Sutarmidji

Halaman
123
Penulis: Anggita Putri
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved