Breaking News:

Gubernur Sutarmidji Optimis Target Infrastruktur Jalan Sesuai RPJMD Akan Tercapai

Ia mengatakan target akan menyesuaikan dengan kondisi saat ini seperti pendapatan , pertumbuhan ekonomi.

Penulis: Anggita Putri | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ANGGITA PUTRI
Gubernur Kalimantan Barat, H Sutarmidji saat menghadiri acara Konsultasi publik rencana awal perubahan RPJMD Provinsi Kalbar tahun 2018-2023 secara Virtual di Ruang DAR Kantor Gubernur Kalbar, Rabu (9/9/2020). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat, H Sutarmidji menghadiri acara Konsultasi publik rencana awal perubahan RPJMD Provinsi Kalbar tahun 2018-2023 secara Virtual di Ruang DAR Kantor Gubernur Kalbar, Rabu (9/9/2020)

Usai menghadiri acara tersebut, Gubernur Kalbar H Sutarmidji mengatakan pada konsultasi publik hanya menyampaikan perubahan karena adanya beberapa perubahan ketentuan dan karenya adanya perubahan akibat pandemi Covid-19 .

“Sehingga target pertumbuhan ekonomi dan pendapatkan harus berubah . Karena kita masih lebih dari tiga tahun RPJMD masih boleh diubah tapi kalau sudah dibawah 3 tahun seperti Landak sisa dua tahun tidak perlu mengubah,” jelasnya.

Ia mengatakan target akan menyesuaikan dengan kondisi saat ini seperti pendapatan , pertumbuhan ekonomi.

“Tapi kita optimis sampai akhir tahun tidak minus pertumbuhan . Mudah-mudahan bisa tercapai tentu dasarnya adalah pendapatan,” ucapnya.

Rapid Test akan Dicabut sebagai Syarat Terbang, Sutarmidji: Swab Semua yang Datang dari Jalur Udara

Ia menyampaikan terkait target infrastruktur jalan ia berani menjamin dan pastikan bisa tercapai berdasarkan target dengan kualitas pembangunan yang lebih baik dan tidak ingin asal bangun terkait jalan Provinsi Kalbar.

Ia mengatakan pertama menjabat sebagai Gubernur Kalbar bahwa kondisi jalan Kalbar 31 persen tanah yang harus mendapatkan perhatian dan untuk memantapkan jalan mencapai 96 persen kurang lebih membutuhkan dana Rp 6 triliun untuk pembagunan jalan dan jembatan.

“Dibandingkan dengan anggaran yang kita punya memang tidak memadai . Jadi kita perlu dana Rp 6 Triliun untuk membuatnya menjadi 96 persen. Karena kondisi 31 persen itu tanah ,” ujarnya.

Gubernur Sutarmidji Minta Kementrian dan BRG Evaluasi Penanganan Gambut Secara Total

Ia mengatakan selama ini yang salah terkait lapisan dasar jalan adalah tanah campur semen, tapi dirinya ingin LPA /LPB atau beton. Selama ini beton hanya K125 . Namun ia ingin minimal K800 supaya beban lebih dari 12 ton.

Disampaikannya seperti Kabupaten Sambas saat ini perlu Infatrsturktur jalan yang mendesak dari pada yang lain. Sehingga Sambas dan Sintang mendapat porsi yang lebih.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved