Breaking News:

BREAKING NEWS: Diduga Tenggelam di Parit, Bocah 6 Tahun di Pontianak Ditemukan Tak Bernyawa

Kemudian, pihak keluarga menemukan sang adik perempuan bernama Anindita yang berusia 4 tahun berada di tepi parit sembari menangis menunjuk ke arah ai

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Seorang bocah laki - laki bernama M. Fikri Hendrawan (6) warga Jalan Hijas, Gang Suez, Kecamatan Pontianak Selatan, meninggal dunia akibat tenggelam di Parit Tokaya di depan Pasar Ikan Flamboyan Kota Pontianak. Sekira Pukull 17.00 WIB.

Kapolresta Pontianak Kombespol Komarudin melalui Kapolsek Pontianak Selatan AKP Rio Sigal Hasibuan mengatakan bahwa sejak pukul 16.00 WIB pihak keluarga telah mencari anak tersebut karena tidak berada dirumah.

Kemudian, pihak keluarga menemukan sang adik perempuan bernama Anindita yang berusia 4 tahun berada di tepi parit sembari menangis menunjuk ke arah air.

"Pada saat itu, adik korban menunjukkan ke satu titik, dan ketika keluarga menanyakan, ia menunjukkan bahwa sang abang jatuh ke air, atau parit tersebut," ungkap AKP Rio Sigal.

Dari keterangan sejumlah saksi, AKP Rio mengatakan bahwa diduga korban terjatuh ke parit tersebut akibat hendak mengambil sendal sang adik yang terjatuh terlebih dahulu.

Kronologi Adanya Warga Sungai Uluk Tenggelam di Sungai Kapuas

"Dikarenakan Almarhum Fikri ini tidak bisa berenang, sehingga diduga korban tenggelam," tuturnya.

Saat ditemukan oleh warga, dikatakan Kapolsek korban sempat diberikan pertolongan, dan dibawa ke rumah sakit terdekat, namun nyawa korban tidak dapat tertolong.

Hingga saat ini, keluarga korban belum membuat laporan apapun, namun pihaknya dari Polsek Pontianak Selatan telah mengumpulkan sejumlah keterangan dan rekaman CCTV di lokasi guna memastikan penyebab korban meninggal.

Warga Desa Sungai Uluk Diduga Tenggelam Bernama Andreas Berusia 75 Tahun

AKP Rio mengatakan, untuk saat ini ibu korban masih belum dapat dimintai keterangan dikarenakan masih syok, sedangkan sang ayah masih dalam perjalanan menuju Pontianak dari bekerja di luar kota.

Kapolsek Pontianak Selatan AKP Rio Sigal Hasibuan bersama Danramil Pontianak Selatan Mayor inf Eko Prasetyo yang datang kerumah duka pun telah menyampaikan bela sungkawanya kepada pihak keluarga.

Dirumah duka sendiri saat ini telah berkumpul sanak keluarga dan tetangga korban untuk berdoa.

Selanjutnya, Paman Korban, Ervin yang ditemui dirumah duka menyampaikan, dirinya pun tak mengetahui dengan jelas bagaimana sang keponakan bisa tenggelam di lokasi tersebut, karena saat itu ia sedang bekerja, ia baru mengetahui kejadian itu setelah dirinya pulang kerja.

BREAKING NEWS: Diduga Warga Sungai Uluk Tenggelam di Sungai Kapuas, Pencarian Sedang Dilakukan

Ia mengatakan korban merupakan anak pertama dari 3 bersaudara, dan saat ini sang ibu masih berada didalam kamar dalam kondisi syok, sedangkan sang ayah sedang masih bekerja di luar kota, dan Pihaknya pun mengaku pasrah akan kejadian ini.

"Yang lebih jelas ibu yang lebih tau, tapi masih syok dia. Saya pun ndak tau pasti kejadiannya jam berapa, tapi ya mau di apakan lagi lah kan, namanya juga ajal, hidup inikan Sudah di gariskan, dan ini Ndak ada yang bisa disalahkan," tuturnya. (*)

Penulis: Ferryanto
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved