Breaking News:

BKAD Provinsi Kalbar Sebut Masih Tersisa Satu Lembaga Belum Menuntaskan SPJ Dana Hibah Pemrov 2019

Ia menyampaikan pihaknya hampir menuntaskan rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI soal adanya 38 lembaga penerima hibah tahun 2019 yang belum

Penulis: Anggita Putri | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
NET
Ilustrasi 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kalimantan Barat (Kalbar) Alfian menyampaikan saat ini masih tersisa satu lembaga yang belum tuntas menyampaikan SPJ Dana Hibah Pemprov Kalbar tahun 2019 dengan nilai Rp30 juta.

Ia menyampaikan berdasarkan LHP BPK RI sebanyak 38 lembaga belum menyampaikan SPJ senilai Rp1.315.000.000. Namun laporan terakhir yang sudah menyampaikan SPJ sebanyak 37 lembaga senilai Rp1.285.000.000. Jadi pada saat ini masih tersisa satu lembaga yang belum menyampaikan SPJ senilai Rp30 juta.

Ia menyampaikan pihaknya hampir menuntaskan rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI soal adanya 38 lembaga penerima hibah tahun 2019 yang belum menyampaikan Surat Pertanggung Jawaban (SPJ).

Ia menjelaskan dari LHP BPK RI ada 38 lembaga penerima Dana Hibah Pemprov terdiri terbagi menjadi 32 lembaga keagamaan dan 6 lembaga pendidikan dan masih tersisa 1 lembaga yang belum menyelesaikan SPJ sebesar Rp 30 juta.

“Dalam perkembangannya memang pada saat itu kami harus bergerak terus karena kondisi Covid-19 . Kami coba telusuri ke beberapa kabupaten sesuai penugasan Pak Gubernur dan ada beberapa kabupaten masih tersangkut,” ujar Alfian di Ruang Kerjanya, Rabu (9/9/2020).

Anggota DPRD Kalbar, Arief Rinaldi Bawa Dokter ke Lokasi Banjir di Mempawah

Ia menyampaikan bahwa data pada hari ini hanya tinggal 1 lembaga dari awalnya ada 38 lembaga yang belum menyelesaikan SPJ.

“Tapi setelah dikejar sisa 1 lembaga lagi di Kapuas Hulu dengan nilai Rp30 juta.
Dalam waktu beberapa hari ini kita akan jemput bola. Surat tugas kita sudah naik untuk menyusul ke Kapuas Hulu . Insyallah selesai dala waktu dekat sesuai waktu dari BPK yakni 60 hari dari rekomendasi pada penyampaian LKPD kemarin,” jelasnya.

Ia mengatakan keterlambatan penyampaian SPJ dana hibah tahun 2019 karena ada persoalan teknis administrasi. Akan tetapi untuk komunikasi dengan penerima dana hibah masih lancar melalui telepon, sms karena adanya covid-19.

“Namun lebih utama biasanya petugas langsung menyusul bahkan ada juga yang langsung mengantar ke kantor karena kondisi Covid-19 di awal tahun . Jadi keterhambatan ini lebih banyak pada persoalan teknis.

Ia mengatakan terkait keterlambatan ini bukan mengabaikan bahkan terus melakukan monitor dan dilakukan jemput bola sampai ke lembaga penerima.

Dinas Kelautan dan Perikanan Laksanakan Patroli Laut Terkait Kapal Cantrang Masuk Perairan Kalbar

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved