Breaking News:

Ajak Bumdes Lirik Peluang Karet, Bupati Atbah: Bumdes Nantinya Bisa Menjadi Pionir

Disampaikan oleh Atbah, keluhan terhadap harga karet selama ini memang menyeluruh. Karenanya, Pemda sudah berupaya untuk mencari eberapa solusi, dan s

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili saat bertemu petani karet di Desa Tri Kembang. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili mengajak Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk memanfaatkan peluang dari sektor pertanian karet yang ada di Kabupaten Sambas.

Selama ini, kata Bupati Sambas, manajemen pemasaran karet masih melalui jenjang yang panjang. Karenanya, pendapatan dari sektor karet khusus di tingkat petani kecil.

"Bumdes bisa melirik ini sebagai peluang usaha. Bumdes nantinya bisa menjadi pionir dalam menampung karet warga, dengan harga yang bisa lebih baik lagi," ujarnya, Rabu (9/9/2020).

"Dan Bumdes langsung berurusan dengan pabrik karet. InsyaAllah itu membantu harga ditingkat petani," sambung Atbah, Bupati bertemu petani karet di Desa Tri Kembang, beberapa waktu lalu.

Fokus Bangun SDM, Infrastruktur, dan Ekonomi Kerakyatan, Atbah Optimis Menang di Pilkada Sambas

Disampaikan oleh Atbah, keluhan terhadap harga karet selama ini memang menyeluruh. Karenanya, Pemda sudah berupaya untuk mencari eberapa solusi, dan sudah ditempuh pemda.

Salah satu diantaranya adalah dengan mendorong peningkatan produktifitas dan kualitas dari karet petani itu sendiri.

"Terlalu banyak lapis dalam manajemen pemasaran karet, cukup berdampak terhadap pendapatan petani karet," katanyam

"Dan kondisi harga seperti yang kita ketahui sifatnya global. Karenanya, pemda terus berupaya agar kesejahteraan berpihak pada petani. Solusi diantaranya dengan meningkatkan produktifitas dan kualitas karet," tutur Bupati.

Disampaikan dia, dalam upaya peningkatan kualitas hasil karet di Sambas, ada dua aspek yang selalu di perhatikan. Salah satunya adalah dengan mendistribusikan pupuk bagi petani.

Menurutnya, dengan adanya peningkatan produktifitas dan kualitas karet, maka diyakini akan memberikan dampak pada pendapatan dan kesejahteraan petani.

"Bumdes harus berperan aktif, termasuk menampung karet warga dan untuk dijual kembali ke pabrik karet," tegasnya.

Selain itu, dia juga mengaku sudah mengkomunikasikan dengan pihak berwenang baik tingkat provinsi maupun pusat, untuk mencari solusi bagi peningkatan pendapatan petani karet di Kabupaten Sambas. (*)

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved