Ditengah Pandemi, Growseri Mudahkan Belanja Kebutuhan Dapur
Usaha rintisan yang didukung oleh layanan digital ini memberikan beragam kemudahan, efesiensi dan menjamin kualitas barang yang di pasarkan.
Penulis: Rizki Fadriani | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Startup kini semakin berkembang, khususnya di Pontianak. Satu di antara usaha rintisan dan masih berkembang di Pontianak kini ialah Growseri.
Usaha rintisan yang didukung oleh layanan digital ini memberikan beragam kemudahan, efesiensi dan menjamin kualitas barang yang di pasarkan.
Dalam Triponcast (Tribun Pontianak Official Podcast) edisi Bebincang Startup, Selasa (8/9), Bebincang Startup Chief Marketing Officer Growseri, Dayang Melati, mengungkapkan jika Growseri merupakan startup yang memudahkan proses belanja bahan dapur.
Beragam layanan tersedia mulai dari layanan pasar sayur dan buah, pasar ikan, pasar modern, bahan kue, hingga produk lokal Kalbar dapat Tribuners temukan lewat aplikasi rintisan anak Pontianak ini.
Harga yang tertera pada aplikasi adalah harga pasti yang terus di-update, sehingga Tribuners tidak perlu khawatir jika ada penambahan biaya.
• Fokus Bidang IT, Alumnus Jebolan UBSI Pontianak Sukses Jadi Programmer Startup
Selain memudahkan belanja kebutuhan dapur, Growseri memberikan servis terbaik mereka lewat pelayanan H+1, pesan sekarang, di antar besok paginya dan konsumen juga dapat mengatur kapan pesanan mereka di antar.
Dayang menceritakan jika Growseri ini muncul ketika adanya masalah di market, seperti Pandemi Covid 19 ini, dan masyarakat disibukkan dengan beragam pekerjaan yang tidak memungkinkan mereka untuk pergi ke pasar.
Melihat ini sebagai peluang yang bagus, akhirnya lewat Growseri ini, menjadi solusi terbaik untuk mengatasi maasalah yang terjadi di market.
"Kita pikir karena itu adalah kebutuhan primer untuk belanja dapur, akhirnya kita melihat ini adalah peluang yang bagus sekaligus solusi yang terbaik di pasar, untuk konsumen kita. Pada waktu itu ada Pandemi, dan masyarakat harus sosial distancing yang mana membuat konsumen susah untuk belanja ke pasar," ceritanya saat Triponcast. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/bebincang-startup-34.jpg)