Yohanes Rumpak: Sintang Butuh Pemimpin yang Tidak Asal Memimpin
Mari Bung, kita rebut kembali Sintang dan kembalikan kepada rakyat jelata. Jeritan masyarakat miskin kota dan di pelosok pedalaman yang mendambakan.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Politisi PDI Perjuangan Yohanes Rumpak dan Politisi PAN Syarifuddin yang resmi maju di Pilkada Sintang semakin bergaung di hati rakyat jelata.
Pasalnya, dominasi masyarakat Sintang menginginkan adanya perubahan yang cepat.
Akses jalan, listrik, ekonomi yang merosot dan segudang kompleksitas permasalahan hidup.
• Pencuri Motor Dinas Puskesmas Ditangkap Usai Alami Kecelakaan Saat Kabur dan Dirawat di Puskesmas
Pasangan Yohanes Rumpak dan Syarifuddin dengan slogan Mandau Mengkilat ini dinilai akan memberikan perubahan bagi Kabupaten Sintang yang sangat dirindukan oleh masyarakat dari berbagai masalah dan ketimpangan ekonomi tersebut.
Hal ini terbukti ketika Deklarasi Mandau Mengkilat dengan Koalisi Sintang Baru pada 4 September di Halaman GOR Apang Semangai, tampak ribuan warga Sintang hadir dan memberikan dukungan bagi Mandau Mengkilat di acara deklarasi tersebut.
Yohanes Rumpak ketika diwawancarai menegaskan, bahwa Sintang merupakan tanah yang luas dan kaya. Tapi ada ironi dibalik kekayaan bumi Sintang, Minggu (5/9/2020).
"Mari Bung, kita rebut kembali Sintang dan kembalikan kepada rakyat jelata. Jeritan masyarakat miskin kota dan di pelosok pedalaman yang mendambakan perubahan itu bukan main-main. Harus direspon dengan cepat," tegas calon Bupati Sintang tersebut.
• Diduga Miliki Narkoba Jenis Sabu, Warga Monterado Kabupaten Bengkayang Diamankan Polisi
Selain itu, Yohanes Rumpak menegaskan bahwa, Sintang butuh pemimpin yang tidak asal memimpin.
Harus tahu seluk beluk segala kehidupan sosial yang mendera masyarakat Sintang. Tidak boleh salah urus.
"Memimpin Sintang adalah siap tertawa dan menangis bersama rakyat. Rakyat tidak bisa dipermainkan. Rakyat Sintang tidak bisa dibeli dengan janji tapi rakyat harus didekatkan di hati pemimpin. Sehingga kita selalu tunduk mendengar, merasakan apa jeritan suara mereka," tegas Rumpak. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/jdnfkakfnnsjsnsnns.jpg)