Breaking News:

Lima Anggota DPRD Provinsi Kalbar Bakal di PAW, Ini Kata Biro Pemerintahan

Selain daripada memang, dikatakan Sri, jika para anggota dewan yang maju Pilkada harus terlebih dahulu membuat pernyataan siap untuk mundur sebagai an

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Plt Kabiro Pemerintahan Setda Kalbar, Sri Jumidiatin 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Plt Kabiro Pemerintahan Setda Kalbar, Sri Jumidiatin menerangkan jika proses PAW di DPRD Provinsi Kalbar tergantung mekanisme dari partai.

Selain daripada memang, dikatakan Sri, jika para anggota dewan yang maju Pilkada harus terlebih dahulu membuat pernyataan siap untuk mundur sebagai anggota DPRD.

"Para anggota dewan yang akan di PAW sebelumnya harus menyatakan mundur saat mendaftar di KPU, pernyataan mundur itu bermaterai kepada Partai dan DPRD, yang menyatakan mundur sebagai anggota DPRD," katanya, Jumat (4/9/2020).

Lima Anggota DPRD Provinsi Kalbar Akan di PAW, Satu Diantaranya Aron yang Maju Pilkada

"Mekanisme PAW diajukan dulu dari Partai yang bersangkutan, suara terbanyak dibawah yang bersangkutan disatu dapil yang berhak menggantikan, baru yang mengajukan administrasi pergantiannya di Biro Pemerintahan di Gubernur. Tanpa dari partai dan DPRD kita tidak bisa memproses PAW,” tambahnya.

Lebih lanjut, Sri pun menerangkan jika PAW anggota dewan tidak mesti bersamaan, melainkan tergantung kelengkapan berkas.

"PAW juga bisa berbeda-beda tidak mesti bersamaan, tergantung kelengkapan berkas, karena jika menunggu yang lain lengkap, sementara sebelumnya sudah lengkap, maka akan didahulukan," pungkasnya. (*)

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved