Breaking News:

PAN Bersiap Gelar Musda, Pengamat Sebut Hasilnya Dibuktikan Pada Pilkada

Tetapi dengan kondisi pandemi Covid-19 gelombang kedua tentu ada sisi positif dan negatif pelaksanaan Musda menggunakan virtual.

Penulis: Ridho Panji Pradana | Editor: Zulkifli
IST / Yulius Yohanes
Pengamat Politik Untan, Dr. Yulius Yohanes . 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pengamat Politik Untan, Yulius Yohanes menilai upaya PAN untuk melakukan konsolidasi  jelang Pilkada dengan Musda bakal terlihat hasilnya dari torehan Pilkada itu sendiri.

Menurutnya Kiprah PAN Kalbar di Pilkada serentak 2020 sangat 'seksi' karena Muswil PAN Provinsi  menghasilkan pemilihan Boyman Harun kembali menjadi ketua.

Pasca muswil PAN juga sedang mempersiapkan Musda di Kabupaten kota secara virtual. 

"Musda ini harus dilakukan untuk menyatukan visi misi dan program kerja partai pusat dan daerah bukan hanya untuk Pilkada serentak Desember 2020 semata tetapi lebih jauh lagi mempersiapkan Pilkada 2024," ujarnya

Menurutnya Jika Musda tidak dilakukan maka program kerja PAN kurang maksimal untuk di implementasikan tentu kedepan. Oleh karena itu untuk membangun solidaritas antara pengurus dan pendukung partai tentu harus kontinyu termasuk dalam Musda di kabupaten kota. 

PAN Kalbar Bidik Sapu Bersih Kemenangan di Pilkada

Karena inilah salah satu sarana untuk menyatukan persepsi dan strategi PAN kedepan.

"Saya melihat Boyman Harun tentu memiliki pengalaman dan disamping itu pesan ketua umum PAN pusat juga menjadi program yang wajib dan harus di ketahui pengurus partai PAN Kabupaten Kota," katanya 

Tetapi dengan kondisi pandemi Covid-19 gelombang kedua tentu ada sisi positif dan negatif pelaksanaan Musda menggunakan virtual.

Disatu sisi bakal menang mudah dan cepat, tetapi di sisi lain tidak maksimal dan terbatas untuk menyamakan persepsi yang kongkrit dan betul-betul dapat di pahami pengurus sampai ke akar rumput. 

Kendala ini harus di antisipasi oleh Ketua DPW PAN Provinsi dan Kabupaten Kota serta kecamatan, termasuk partisipan PAN agar mesin partai bisa berjalan dengan efektif. 

"Artinya kalau Pilkada di Kabupaten Kota yang diusung PAN dapat memenangkan kepala daerah artinya program musda yang dilakukan PAN sudah optimal sebaliknya kalau tidak maka musda terkait program kerja yang akan di lakukan PAN gagal karena strategi yang dilakukan di masa pandemi covid 19  belum mengantisipasi terkait strategi PAN secara berjenjang," ujarnya

Tentu harapan kedepan kiprah PAN harus lebih baik karena di era digital sekarang semua persoalan terkait dengan strategi dan program serta kebijakkan partai bisa di ketahui masyarakat pemilih.

PAN hendaknya melakukan program secara terbuka dan lebih mengedepankan kepentingan publik secara umum sehingga kedepan PAN bisa di dukung banyak orang dari berbagai kalangan. 
 

--

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved