BPS Sekadau Akan Mulai Sensus Penduduk September 2020
Pendataan penduduk ini nantinya akan dilaksanakan di 7 kecamatan se-Kabupaten Sekadau dengan masa waktu di lapangan 15-25 hari.
Penulis: Marpina Sindika Wulandari | Editor: Zulkifli
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sekadau menggelar rapat kordinasi Sensus Penduduk 2020 September, di aula hotel Pondok Indah Sekadau, Kalbar, Senin (31/8/2020).
Pada rakor tersebut juga disaksikan Kick off Sensus Penduduk September 2020 secara virtual.
Hadir dalam rapat koordinasi tersebut Kepala BPS Kabupaten Sekadau Agus Hartanto beserta jajaran, Asisten 1 Setda Sekadau Fendy, serta Camat di Kabupaten Sekadau.
Kepala BPS Kabupaten Sekadau Agus Hartanto mengatakan, rakor tersebut dilaksanakan guna mencapai kesepahaman bersama antara BPS Sekadau dan Camat se-Kabupaten Sekadau sebelum pelaksanaan sensus penduduk yang akan dimulai pada 1-30 September 2020.
"Kami berharap para Camat dapat membantu kami mengingatkan dan menginstruksikan Kepala Desa dan ketua RT untuk mendukung SP2020 dengan membantu petugas sensus dalam setiap tahapan SP2020 September, secara door to door dengan metode drop of" kata Agus Hartanto.
• Bupati Landak Karolin Margret Natasa Terima Penghargaan Dari BPS RI
Pendataan penduduk ini nantinya akan dilaksanakan di 7 kecamatan se-Kabupaten Sekadau dengan masa waktu di lapangan 15-25 hari.
"Pelaksanaan lapangan 15 hari, 1-15 September.
Tapi ada kelonggaran sampai dengan 25 September apabila belum selesai," jelas Agus.
Dirinya menambahkan dalam sensus ini, peran dari ketua RT sangat vital, karena yang tau jumlah penduduk dan nama-namanya adalah ketua RT.
Saat ini di Kabupaten Sekadau terdapat 7 Kecamatan, 87 desa. 1361 RT/SLS.
214,938 jumlah penduduk, dan 62,705 Kepala Keluarga.
Karena dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19, dalam pelaksanaan sensus penduduk, juga menerapkan protokol kesehatan.
Para petugas sensus yang merupakan warga lokal, dan diwajibkan mengikuti Rapid Test sebelum pelaksanaan sensus penduduk, selama bertugas juga akan dibekali dengan APD.
"Protokol kesehatan sudah dilaksanakan, jadi petugas sensus melaksanaan Rapid Test dan semuanya non reaktif, petugas sensus juga dibekali dengan APD, berupa masker, face shield, sarung tangan, hand sanitizer," tutupnya.
Tahapan yang akan dilakukan oleh BPS diantaranya, Pemeriksaan daftar penduduk (petugas sensus), Verifikasi lapangan (petugas sensus dan ketua RT) dan pendataan penduduk yang belum SPO (petugas sensus).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/rapat-kordinasi-sensus-penduduk-2020-september.jpg)