Breaking News:

Kratom Akan Dipatenkan Menjadi Tanaman Khas Asli Kapuas Hulu Kalbar

Balitbang akan melakukan identifikasi hal-hal yang bisa diusulkan sebagai Hak Kekayaan Intelektual Kalimantan Barat baik Benda maupun Tak Benda.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Provinsi Kalimantan Barat, Herkulana Mekarryani. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Provinsi Kalimantan Barat telah melakukan survey terkait Komunal Jenis Kondisi Geografis dari Tanaman Puri atau Kratom sebagai tanaman asli dan khas (indigeneous) Kabupaten Kapuas Hulu Kalbar untuk dilakukan Hak Paten.

Balitbang Kalbar sebelumnya telah melakukan Penelitian terhadap Kratom dengan Judul Penelitian “ Peran Ekonomi Daun Kratom (Mitragyna Speciosa Korth) di Kapuas Hulu dan Sebagai Sediaan Obat” .

Dalam hal ini, Gubernur Kalbar sangat peduli terhadap pengembangan Kratom sebagai peningkatan perekonomian daerah maupun masyarakat serta manfaatnya secara farmasi bagi kesehatan tubuh manusia.

Berkenaan dengan itu, sebagaimana arahan Gubernur Kalimantan Barat, pada tahun 2020 ini Balitbang Kalbar telah melakukan penelitian terhadap daun Kratom di Kapuas Hulu dan akan ditindaklanjuti dengan penelitian lainnya.

Untan Siap Berperan Aktif dalam Riset Kratom sebagai Tanaman Bahan Baku Jamu

Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Provinsi Kalimantan Barat kini dinahkodai oleh Herkulana Mekarryani menyampaikan Penelitian ini melibatkan akademisi Universitas Tanjungpura dengan keahlian masing-masing.

Pada tahun 2020, sebagai tindaklanjut Hasil Penelitian tahun 2020 ini, maka tahun 2021 akan dilakukan Penelitian mengenai Pengembangan Kratom sebagai Bahan Pengobatan Alternatif Masyarakat.

“Saya pribadi maupun sebagai Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Kalimantan Barat sangat berterimakasih atas dukungan penuh Bapak Gubernur,” ujarnya, Minggu (30/8/2020).

Selanjutnya, sebagai Rencana Aksi Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Kalimantan Barat tahun 2020 yaitu Fasilitasi Percepatan Hak kekayaan Intelektual Provinsi Kalimantan Barat .

Balitbang akan melakukan identifikasi hal-hal yang bisa diusulkan sebagai Hak Kekayaan Intelektual Kalimantan Barat baik Benda maupun Tak Benda.

“Kegiatan Fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual secara peraturan merupakan tugas Kelitbangan,” ucapnya.

Halaman
12
Penulis: Anggita Putri
Editor: Zulkifli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved