Sukiryanto Harap Peserta Pelatihan Pelatih Pagar Nusa Kedepankan Protokol Kesehatan
Menurutnya, meningkatkan ilmu bela diri boleh saja dilakukan, namun juga karena bela diri bagian dari kebugaran tubuh. Tentu ditegaskannya ditengah pa
Penulis: Faisal Ilham Muzaqi | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pengurus Wilayah Pagar Nusa Kalimantan Barat menggelar Pelatihan pelatih pagar Nusa yang berlangsung selama dua hari jumat (28/8/2020) dan Sabtu (29/8/2020).
Pelatihan tersebut dibuka langsung oleh Ketua Umum Pagar Nusa, Nabil Haroen di Hotel Borneo pada Jumat (28/8/2020) yang diikuti kurang lebih oleh 50 pelatih bela diri Pagar Nusa di Kalbar.
Selain itu, hadir juga pada kesempatan itu Ketua Komite IV DPD RI, H. Sukiryanto.
Pada itu juga, Sukiryanto menyampaikan kepada para peserta pelatihan agar tetap mematuhi protokol kesehatan covid-19.
Menurutnya, meningkatkan ilmu bela diri boleh saja dilakukan, namun juga karena bela diri bagian dari kebugaran tubuh. Tentu ditegaskannya ditengah pandemi covid-19 ini kesehatan harus tetap dikedepankan.
"Intinya selain silaturahmi daerah adalah pelatihan bagi pelatih artinya Pagar Nusa ini sangat kekurangan pelatih di Kalbar, maka diadakanlah Silatda dihadiri ketum dari pusat DPR-RI juga dari PDI Perjuangan komisi IX," kata Sukiryanto yang juga sebagai ketua IKBM Kalbar.
"Dan karena judulnya kita di new normal, maka saya menekankan kepada seluruh anggota pelatihan pelatih Pagar Nusa agar mengedepankan protap kesehatan yang telah di programkan pemerintah," tambahnya.
• Hadiri Silatda Pagar Nusa Kalbar, Ketum Nabil Haroen: Kita Ingin Mencetak Pelatih Sebanyak Mungkin
Sukiryanto berharap dengan adanya pelatihan tersebut nantinya akan lebih banyak kontribusi dan manfaat yang menyebar di Kalbar khususnya, baik dibidang ilmu bela diri maupun dibidang lainnya.
Ia menilai bahwa pengabdian para pendekar Pagar Nusa selama ini cukup tinggi khususnya bagi para ulama NU.
Diketahui bahwa Pagar Nusa merupakan Ilmu bela diri yang dimiliki oleh para kader-kader NU.
"Semoga Silatda ini memberikan manfaat yang lebih besar bagi para pelatih, bagi para pendekar Pagar Nusa boleh dikatakan banomnya Nahdlatul Ulama," ungkapnya.
"Dengan kondisi saat ini dengan pesilat atau para pendekar Pagar Nusa jangan surut semangat untuk berlatih, namun harus mengedepankan protap kesehatan walaupun new normal ini adalah kondisisnya menanjak. Mudah-mudahan bisa kita antisipasi khususnya bagi Pagar Nusa," katanya lagi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/sukiryanto-12.jpg)